Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

MANAJEMEN ANAK-ANAK DI MASJID

 

PETUNJUK TEKNIS MANAJEMEN MASJID

Judul              : Petunjuk Teknis Manajemen Masjid

Penulis          : Drs. H. Ahmad Yani

Tebal              : 272 Halaman

Ukuran           : 15,5 x 17,5 cm

Harga             : Rp 50.000+ongkir

Penerbit         : Khairu Ummah (HP/WA 0812-9021-953)

Meskipun sudah 7 judul buku tentang masjid yang saya tulis dan sudah diterbitkan, tetap saja ada sisi-sisi yang harus dipertajam dan dikembangkan. Mengurus masjid memang membutuhkan ilmu, pengalaman, ketrampilan dan kreativitas, sesuai dengan perkembangan zaman dan kondisi masyarakat yang menjadi jamaahnya.

Dalam berbagai ceramah, seminar dan pelatihan, muncul masalah-masalah yang perlu ditulis lagi, begitu juga dari masalah yang disampaikan banyak orang melalui obrolan langsung atau melalui WA.

Buku ini diberi judul Petunjuk Teknis Manajemen Masjid karena memang isinya bimbingan teknis yang sangat praktis dan mudah dipahami, mulai dari manajemen membangun, menentukan kepengurusan, uraian kerja pengurus, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah tangga Masjid, Manajemen Shalat Berjamaah hingga Manajemen Keuangan, Manajemen Komunikasi dan Informasi serta dilengkapi dengan Catatan Ringan Seputar Masjid.

Aspek-aspek penting yang diuraiankan membuat buku ini sangat penting bagi umat Islam, apalagi pengurus masjid dan para aktivis pemakmur masjid. Buku ini ditulis secara sederhana, praktis, mudah dipahami sehingga diharapkan mudah dilaksanakan, namun tetap memerlukan kesungguhan. 33 artikel masjid yang terangkum dalam buku ini memberikan bekalan berarti untuk terwujudnya masjid yang makmur. Berikut daftar isinya untuk kita ketahui:

 1.        Manajemen Membangun Masjid

2.         Kedudukan Pengurus Masjid

3.         Profil Pengurus Masjid

4.         Pemilihan Pengurus Masjid

5.         Struktur Pengurus Masjid

6.         Uraian Kerja Struktur Pengurus Masjid

7.         Rapat Pengurus

8.         Anggaran Dasar Masjid

9.         Anggaran Rumah tangga Masjid

10.       Manajemen Shalat Berjamaah

11.       Manajemen Imam

12.       Manajemen Muazzin

13.       Manajemen Khatib

14.       Manajemen Ibadah Jumat

15.       Manajemen Shalat Tarawih dan Witir

16.       Manajemen Shalat Idul Fitri dan Idul Adha

17.       Manajemen Shalat Gerhana

18.       Manajemen Shalat Istisqa

19.       Manajemen Penyembelihan Hewan Qurban

20.       Manajemen Mengurus Jenazah

21.       Manajemen Anak-Anak

22.       Manajemen Majelis Taklim

23.       Manajemen Remaja Masjid

24.       Manajemen Perpustakaan

25.       Manajemen PHBI

26.       Manajemen Kursus dan Pelatihan

27.       Manajemen Aktivitas Ramadhan

28        Manajemen Keuangan

29.       Manajemen Komunikasi dan Informasi

30.       Manajemen Perlengkapan Masjid

31.       Manajemen Pemeliharaan Masjid

32.       Manajemen Pendataan Jamaah Masjid

33.       Catatan Ringan Seputar Masjid

            Diantara contoh artikel dalam buku ini adalah tentang manajemen anak-anak, apalagi banyak sekali keluhan bahkan kebingungan pengurus masjid dalam mengendalikan jamaah anak-anak.

MANAJEMEN ANAK-ANAK

Seharusnya kita bergembira bila anak-anak datang ke masjid untuk ikut beribadah. Karena merekabelum tahu, tugas kita memberi tahu, karena mereka belum ngerti, tugas kita memberi pengertian. Meskipun mereka agak mengganggu, jangan sampai hilang kegembiraan kita atas kehadiran mereka, apalagi sampai berubah menjadi marah, padahal salah satu sifat orang taqwa adalah menahan amarah.

Terkait dengan manajemen menghadapi anak-anak, beberapa hal harus mendapat perhatian untuk dilaksanakan:

1.    Siapkan petugas (tim) khusus untuk pendampingan anak-anak. Tim ini pandai berkomunikasi dengan baik kepada anak-anak dan tidak emosional. Tim ini bagus juga menggunakan seragam khusus.

2.  Sambut kedatangan mereka dengan gembira, kalau perlu ucapkan selamat datang, bukan ucapan yang menakutkan.

3.  Dialog dan pendampingan bagaimana baiknya berada di masjid. Bimbing adab berada di masjid, termasuk latihan membaca amin saat imam mengakhiri bacaan Al Fatihah.

4.  Siapkan fasilitas khusus seperti toilet, tempat bermain dan belajar.

5.  Selenggarakan program khusus seperti pengajian, perpustakaan, cerita, lomba, dll.

6.  Memposisikan diri seperti ayah dan kakak saat mereka datang ke masjid tanpa keluarga.

7.  Memberikan makanan dan minuman yang halal dan bergizi.

8.  Memberikan hadiah dan penghargaan kepada anak yang rajin, tertib dan berprestasi.

9.  Prinsipnya, jadikan masjid tempat yang menyenangkan dan memberi kesan positif yang mendalam serta membekas hingga mereka dewasa dan tua.

10.   Bukan zamannya lagi, anak tidak mau lagi ke masjid karena trauma diperlakukan tidak baik oleh pengurus dan jamaah dewasa atau tua. Inilah yang dimaksud dengan masjid ramah anak.