Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

Dasyatnya Doa Sebelum Berbuka Puasa


💥DAHSYAT NYA DOA SEBELUM BERBUKA PUASA.🌿

Ada suatu waktu yg mustajab utk berdoa, dimana doa tsb tdk akan ditolak oleh Allah SWT, yaitu berdoa saat menjelang berbuka puasa dan menjelang makan sahur.
Sayang banyak kaum muslimin tidak mengetahuinya.

Di Mekkah & Madinah, satu jam sebelum adzan maghrib org2 sudah menengadahkan tangan ke langit berdoa utk kemudahan dari segala hajat, baik hajat dunia maupun akhirat, mereka berdoa dengan syahdu sepenuh keyakinan, sampai2 air mata mrk mengalir deras.

Ya, berdoa meminta kpd Allah yg Maha Kaya.

Kesalahan yg dilakukan kaum muslimin kita disini (indonesia) yaitu dg menyia2kan waktu yg sangat mustajab ini dg cara ngabuburit menjelang adzan maghrib.

Memilih berkumpul menghadapi hidangan berbuka, & mrk sdh merasa cukup dg hanya membaca "dzahaba zhoma'u....", padahal itu hanya mencakup maknanya berupa laporan & ucapan syukur.

Setelah kita memahaminya, hendaknya min 10 ~ 15 menit seblm adzan maghrib (sudah dlm keadaan berwudhu) kemudian berdoa meminta apa saja (adabnya dg didahului puji2an kpd Allah & bershalawat atas Nabi).

Allah menggaransi bhw doa2 tsb akan dikabulkan.."Allah sesuai prasangka hamba kepada Nya"

Manfaatkanlah waktumu sobat, bukan hanya demi santapan atau berburu makanan saat jelang buka. 

Berdo'alah utk diri kita, keluarga kita, orangtua kita, sahabat kita, negeri kita.

Musuh2 islam tahu betapa hebat ummat Muhammad SAW bila mrk berdo'a kpd Rabb nya disaat menjelang berbuka. Krn itu, mrk buat tipu daya utk melalaikannya dgn program2 TV & media lainnya di waktu2 yg mustajab menjelang berbuka & menjelang sahur (2/3 malam).
Sehingga ummat muslim tak sempat utk berdoa.

Semoga nasehat yg singkat ini bermanfaat bagi umat yg belum mengetahui nya.

..أمـــــين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ..

✔ Dalilnya:

"Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi” 

(HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi)
~~~

Saat Keprihatinan, Pengungsi Sinabung Sholat Tarawih Di Pengungsian

 Pemerintah telah mengumumkan Kamis, 18 Juni 2015, bertepatan dengan 1 Ramadhan 1436 Hijriah. Umat Islam Indonesia pun pada Rabu malam, mulai menjalankan shalat tarawih berjamaah. Tak terkecuali muslimin korban erupsi Gunung Sinabung yang tingggal di kamp pengungsian.



Seperti yang dilakukan pengungsi di Posko Jambur Lau Buah Desa Batukarang, berjarak 15 kilometer dari pusat erupsi Sinabung. Di kamp pengungsian ini ada 315 KK atau 882 jiwa yang tinggal. Di tengah keprihatinan hidup mereka yang harus mengungsi, pada Rabu malam, mereka  tetap melaksanakan shalat isya dan tarawih berjamaah.  Suasana syahdu dan khusu’ pun terasa di antara mereka. 



Leader Tim Tanggap Darurat ACT-MRI untuk Korban Sinabung Susanto Ginting melaporkan dari lapangan, pihaknya saat ini sedang menyiapkan segala kebutuhan pengungsi dalam menjalani ibadah puasa Ramadhan. 



“ Kita akan membuka Dapur Sosial ACT untuk melayani kebutuhan buka puasa dan sahur para pengungsi  yang tersebar di sepuluh titik di Kabupaten Karo, “ ujar Susanto.



Sebagaimana diberitakan, dua pekan pasca peningkatan status Sinabung, dari level III (Siaga) ke level IV (Awas) sebanyak 10.714 jiwa dievakuasi ke 10 titik pengungsian. 



Sampai  Selasa (16/6/2015) jelang petang, warga sebelas desa dan satu dusun ditempatkan di posko penampungan sementara.



Adapun  warga yang menempati posko penampungan sementara diantaranya adalah Desa  Guru Kinayan (315 KK), Tiga Pancur (297 KK), Pintu Mbesi (76 KK), Sukanalu (105 KK), Berastepu (135 KK), Sigarang-garang (412 KK),  Jeraya (182 KK), Kuta Rayat (666 KK),  Mardinding (265 KK), Kuta Tengah (133 KK), Kuta Gugung dan Dusun Lau Kawar (296 KK). Posko Lau Buah Batu Karang (882 jiwa) Paroki Katolik Kabanjahe (974 jiwa), KNPI Kabanjahe (756 jiwa), Serbaguna GBKP Kabanjahe (454 jiwa), Jambur Sempajaya (1.462 jiwa). 



Selain itu di Gudang Jeruk Surbakti (660 jiwa), BPPT Jambur Tongkoh dan Tahura (2.728 jiwa), Jambur Korpri (1.200 jiwa), Jambur Tanjung Mbelang (948 jiwa), dan GPDI Ndokum Siroga (650 jiwa).



Informasi yang diperoleh dari Media Center Pemkab Karo, proses evakuasi dilaksanakan mulai hari Rabu 3 Juni terhadap warga Desa Gurukinayan, Berastepu, Tiga Pancur, dan Pintu Mbesi. 



Sementara penduduk desa lainnnya diungsikan secara bertahap sesuai ancaman aktivitas Gunung Api Sinabung.



Seiring peningkatan aktivitas serta ancaman bahaya, warga Desa Mardinding, Kuta Tengah, Jeraya, Kuta Gugung, Kuta Rayat, Sigarang-garang, dan Dusun Lau Kawar pada Senin 15 Juni sejak sore hari hingga Selasa (16/6/2015) pukul 01.30 WIB terpaksa dijemput pihak berwenang dari kediaman masing-masing menuju kamp penampungan sementara.



Keterangan yang diperoleh dari petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Sinabung, Arif, hingga saat ini aktivitas Gunung Sinabung masih cukup tinggi

Inilah Keutamaan Puasa Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia. Bulan ini dipilih  sebagai bulan untuk berpuasa dan pada bulan ini pula Al-Qur’an diturunkan. Sebagaimana Allah ta’ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah [2] : 185)

Ibnu Katsir rahimahullah tatkala menafsirkan ayat yang mulia ini mengatakan,”(Dalam ayat ini) Allah ta’ala memuji bulan puasa –yaitu bulan Ramadhan- dari bulan-bulan lainnya. Allah memuji demikian karena bulan ini telah Allah pilih sebagai bulan diturunkannya Al Qur’an dari bulan-bulan lainnya. Sebagaimana pula pada bulan Ramadhan ini Allah telah menurunkan kitab ilahiyah lainnya pada para Nabi‘alaihimus salamTafsirul Qur’anil Adzim, I/501, Darut Thoybah)

Setan-setan Dibelenggu, Pintu-pintu Neraka Ditutup dan Pintu-pintu Surga Dibuka Ketika Ramadhan Tiba

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

“Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.” (HR. Muslim)

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan,”Pintu-pintu surga dibuka pada bulan ini karena banyaknya amal saleh dikerjakan sekaligus untuk memotivasi umat islam untuk melakukan kebaikan. Pintu-pintu neraka ditutup karena sedikitnya maksiat yang dilakukan oleh orang yang beriman. Setan-setan diikat kemudian dibelenggu, tidak dibiarkan lepas seperti di bulan selain Ramadhan.” (Majalis Syahri Ramadhan, hal. 4, Wazarotul Suunil Islamiyyah)

Terdapat Malam yang Penuh Kemuliaan dan Keberkahan

Pada bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu lailatul qadar (malam kemuliaan). Pada malam inilah -yaitu 10 hari terakhir di bulan Ramadhan- saat diturunkannya Al Qur’anul Karim.

Allah ta’ala berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ – وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ – لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr [97] : 1-3)

Dan Allah ta’ala juga berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan [44] : 3)

Ibnu Abbas, Qotadah dan  Mujahid mengatakan bahwa malam yang diberkahi tersebut adalah malam lailatul qadar. (Lihat Ruhul Ma’ani, 18/423, Syihabuddin Al Alusi)

Bulan Ramadhan adalah Salah Satu Waktu Dikabulkannya Doa

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

“Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.” (HR. Al Bazaar sebagaimana dalam Mujma’ul Zawaid dan Al Haytsami mengatakan periwayatnyatsiqoh/terpercaya. Lihat Jami’ul Ahadits, Imam Suyuthi)

Keutamaan Puasa

1. Puasa adalah Perisai

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ

“Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad dan Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’)

2. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pahala yang Tak Terhingga

3. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Dua Kebahagiaan

4. Bau Mulut Orang yang Bepuasa Lebih Harum di Hadapan Allah daripada Bau Misik/Kasturi

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قَالَ اللَّهُ : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ ، فَإِنَّهُ لِى ، وَأَنَا أَجْزِى بِهِ . وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ ، وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ ، فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ ، أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى امْرُؤٌ صَائِمٌ . وَالَّذِى نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ ، لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ ، وَإِذَا لَقِىَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ

“Allah berfirman,’Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai. Apabila salah seorang dari kalian berpuasa maka janganlah berkata kotor, jangan pula berteriak-teriak. Jika ada seseorang yang mencaci dan mengajak berkelahi maka katakanlah,’Saya sedang berpuasa’. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat daripada bau misk/kasturi. Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, ketika berbuka mereka bergembira dengan bukanya dan ketika bertemu Allah mereka bergembira karena puasanya’. “ (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Puasa akan Memberikan Syafaat bagi Orang yang Menjalankannya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَىْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. قَالَ فَيُشَفَّعَانِ

“Puasa dan Al-Qur’an itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat nanti. Puasa akan berkata,’Wahai Tuhanku, saya telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat, karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafaat kepadanya’. Dan Al-Qur’an pula berkata,’Saya telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafaat kepadanya.’Beliau bersabda, ‘Maka syafaat keduanya diperkenankan.’” (HR. Ahmad, Hakim, Thabrani, periwayatnya shahih sebagaimana dikatakan oleh Al Haytsami dalam Mujma’ul Zawaid)

6. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pengampunan Dosa

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Bagi Orang yang Berpuasa akan Disediakan Ar Rayyan

Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

“Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang bernama  Ar-Royyaan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Dikatakan kepada mereka,’Di mana orang-orang yang berpuasa?’ Maka orang-orang yang berpuasa pun berdiri dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, pintu tersebut ditutup dan tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga pembahasan di atas dapat mendorong kita agar lebih bersemangat untuk mendapatkan keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan dengan cara menghiasi hari-hari di bulan yang penuh berkah tersebut dengan amal saleh yang sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya yang mulia.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Maroji':
Shifat Shaum Nabi fi Ramadhan, Syaikh Salim Al Hilali & Syaikh Ali Hasan Al Halabi dengan sedikit tambahan

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Agenda Kegiatan Ramadhan Remaja Islam Masjid Sunda Kelapa(RISKA)

Bulan Ramadhan telah datang, di bulan yang penuh rahmat ini Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) mempersembahkan program "Ramadhan Bersama RISKA 1435 H (RBR 1435 H)" yang merupakan rangkaian acara seru penuh manfaat untuk mengisi kegiatan selama Ramadhan bagi remaja dan anak muda di Jakarta. Mengusung tema "Victory in Unity", RBR 1435 H kali ini menghadirkan 3 event besar yang dimulai dengan "Pesantren Ramadhan RISKA" yang diadakan di Asrama Haji tanggal 5-6 Juli 2014, dan "Sanlat for Executive" yang diadakan di Hotel Alia Cikini tanggal 12-13 Juli 2014, dan akan ditutup dengan "Anjangsana Sosial RISKA" yang diadakan di Rumah Si Pitung, Marunda, Jakarta Utara tanggal 20 Juli 2014.

"Ramadhan Bersama RISKA (RBR) adalah kegiatan rutin RISKA yang selalu diadakan setiap tahunnya. Berangkat dari pemikiran bahwa bulan Ramadhan merukan bulan yang sangat tepat untuk dijadikan bulan pembinaan dan pendidikan serta harus diisi dengan kegiatan-kegiatan yang postif oleh remaja dan anak muda, acara-acara yang RISKA buat pun menyesuaikan dengan target dan tujuan tersebut. Tiga acara besar yang diselenggarakan di RBR 1435 H kali ini diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan ilmu, ibadah, kreatifitas, dan sosial di dunia remaja dan anak muda," ujar Ardi Oktorio, Ketua RISKA.

Rangkaian kegiatan RBR dibuka dengan acara Pesantren Ramadhan RISKA, dengan menyasar segmen peserta SMP-SMA. Acara yang diadakan di Asrama Haji, Jakarta Timur pada tanggal 5-6 Juli 2014 ini mengusung tema "Pemuda-Pemudi Asa Menggenggam Masa". Acara dibuka dengan nonton bareng film The Messanger. Peserta disuguhkan talkshow menarik dengan tema Sharing Hijrah bersama Febrianti Almeera (@pewski / Founder Great Muslimah) dan Yoko Kosasi (muallaf). Di hari kedua, Ustadz Bendri Jaisyurrahman menyampaikan tausyiah dan kemudian dilanjutkan dengan Sharing kisah inspiratif oleh dr. Gamal Albinsaid (pendiri klini asuransi sampah). Acara ditutup dengan training motivasi bersama Brilli Agung & Akhmad Bashori.

Rangkaian kegiatan RBR kedua adalah Sanlat for Executive. Acara yang diperuntukkan bagi kalangan mahasiswa, katyawan, dan umum ini dilaksanakan pada tanggal 12-13 Juli 2014. Sanlat for Executive kali ini diadakan di Hotel Alia, Cikini dengan mengusung tema “Muslim Global: Menembus Batas, Menggapai Sukses!”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber-narasumber luar biasa yang ahli di bidangnya. Para pakar tersebut diantaranya Marwah Daud Ibrahim, PhD (Pendiri program Mengelola Hidup dan Merencanakan Masa Depan (MHMMD)) yang akan membahas “How to be a successful muslim?”, Peggy

Melaty Sukma (artis, penulia, dan inspiratory hijrah) yang akan membahas “Creative muslim that inspires the world”, Ustadz Arifin Nurgoho (Dewan Penasehat Program Khazanah Trans 7) yang akan membawakan kultum mengenai “Muslim Brotherhood”, Ustadz M. Fatih Karim (Founder Cinta Qur’an) yang akan menyampaikan tausyiah seputar “The Super Global Muslim”, dan Ahmad Fuadi (Penulis Best Seller) yang akan membedah buku “Ranah 3 Warna”.

Rangkaian kegiatan RBR 1435 H pun ditutup dengan kegiatan "Anjangsana Sosial RISKA" yang mengusung tema "Bagi-Bagi, Bareng-Bareng". Acara yang akan berlangsung pada tanggal 20 Juli 2014 di Rumah Si Pitung, Marunda, Jakarta Utara ini merupakan acara bakti sosial yang berbeda dari yang lainnya. Acara ini mengundang para Veteran yang kini sudah tidak banyak mendapatkan perhatian. Para veteran mendapatkan fasilitas pengobatan gratis dan paket lebaran. Kegiatan lainnya meliputi pembangunan fasilitas umum, sembako murah, pengobatan gratis, workshop daur ulang sampah, lomba anak, bingkisan untuk Dhuafa, tabligh akbar, dan buka puasa bersama. Donatur dan relawan pun diajak berkolaborasi untuk membagikan sendiri donasinya langsung ke kaum dhuafa di lokasi. Dengan berdonasi sebanyak Rp150.000,-, donatur bisa langsung hadir di lokasi menjadi relawan dan mendapatkan t-shirt dan sertifikat.

"Semoga rangkaian kegiatan Ramadhan Bersama RISKA 1435 H ini bisa memberikan banyak manfaat dan inspirasi bagi dan remaja di Jakarta untuk terus belajar, meningkatkan jiwa sosial, dan terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan positif bagi remaja," tutup Ardi Oktorio.

Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakaatuh.

Tentang Remaja Islam Sunda Kelapa

Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) adalah organisasi pemuda dan remaja Islam yang progresif, terbentuk di Menteng, Jakarta Pusat pada tahun 1974, sebagai bagian dari Masjid Agung Sunda Kelapa, dimana pemuda dan remaja datang untuk mempelajari Islam, dan mengeksplor hobi dalam bidang seni, olahraga, jurnalistik, kesehatan, dan aktivitas social. Di milad ke-40 tahun ini, RISKA berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan positif bagi remaja se-Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA)

Gedung Rumah Sehat
Masjid Agung Sunda Kelapa Lantai 5 Jl. Taman Sunda Kelapa No.16 Menteng, Jakarta Pusat
Telp: +62 21 319 058 39

Hafiza Elvira Nofitariani

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat

remajaislamsundakelapa@gmail.com

HP: +62 856 9219 6270

Agenda Kegiatan Ramadhan Masjid AlMadani Cikarang

AGENDA KEGIATAN RAMADHAN 1436H / 2015M

Masjid Al Madani - Cikarang Baru







1.       Tarhib Ramadhan Masjid Al Madani, Lembaga Pendidikan & MT. Al Madaniah

          Sabtu, 13 Juni 2015  Jam : 18.20 - 21.00 WIB,



          PIC : Ibu Chusna, Ibu Lita Suhartini & Bp. HM Yunus ,








2.       Munggahan Jelang Ramadhan 1436H / 2015H



          Pengumpulan

: Rabu, 10-16 Juni 2015 



          Pembagian

: Selasa, 16 Juni 2015



          PIC : Bp HM Yunus, Bp Heru Subagyo, Bp Wowo, MT Al Madaniyah & Irma







4.       Tadarus Al-Qur’an TPA & PAUD Al Madani



           Kamis 18 Juni s/d 30 Juni 2015, setiap Hari Sabtu dan Minggu Pagi & Sore

           Pagi : Jam 08.00 - 09.00 WIB  &  Sore : Jam 16.30 - 17.30 WIB,

           PIC : Ibu Chusna & Ibu Reni










5.       Tadarus Al-Qur’an Majlis Ta’lim Al Madaniah



        Setiap Hari Ba’da Sholat Shubuh , Jam 05.00 - 09.00 WIB


        PIC : Ibu Ustz Hj Chumaeroh & Ibu Ustz Hj Umi Tashlima








6.       Khotmil Al-Qur’an Majlis Ta’lim Al Madaniyah



          Minggu, 28 Juni dan 05 Juli 2015 , Jam 05.00 - 09.00 WIB


          PIC : Ibu Ustz Hj Chumaeroh & Ibu Ustz Hj Umi Tashlima








7.    Kuliah Dhuha Minggu Pertama




       Ahad, 21 Juni 2015  Jam 09.00 - 12.00 WIB, 



       Narasumber : Bp Ust. Arifin Nurdin MPd, dari Lembaga Tazkia, Jakarta.

       Tema :  " Pemberdayaan Ekonomi Umat"



       PIC : Bp. Ust. A. Khoiririe, Bp Karso, Bpk. Heru, Bp Ardy & Bp.Teguh







8.    Kuliah Dhuha ke-2





       Ahad, 28 Juni 2015  Jam 12.00 - 14.30 WIB, 



       Narasumber : Bp Ustadz Farid Ahmad Okbah, Lc, MA


       Tema :  " Syiah dalam pandangan Ahlusunnah Wal jamaah"


       PIC : Bp.Teguh, Bp. Ardy, Bp. Heru, & Bp. Karso









9.    Kajian Jelang Buka Puasa Ramadhan




        Jam : 16.30 - 18.00 WIB





         Tema : “Strategi Menghadapi Dekadensi Moral Remaja Indonesia”

         Narasumber : Bp. Ust. Ahmad Khoiriri




         PIC : Bp Teguh Prihatmoko & Bp Ardi Kurniawan









10.   Ifthar Jama’i Selepas Adzan Maghrib Setiap Hari Sepanjang Ramadhan

       PIC : Ibu2 M.T. Al Madaniah, Bp Iskandar, Bp Mutakin, Bp Uken 







11.  Shalat Tarawih & Kultum Setiap Malam Ramadhan 1436H,


     PIC : Bp. Endra Bakti Yulianto, Bp Imron Ali Sodikin, Bp. Afif Fauzi







12. Tadarus Al Qur’an Selepas Tarawih, tanggal 1 s/d 20 Ramadhan

       PIC : Bp HM Yunus, Bp Ust Sumantri, Saeful, Yulizar








13.    Peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1436H / 2015M


          Sabtu, 4 Juli  2015 Jam : 19.00 WIB




          Penceramah : Bp Ust.Taufiqurrahman



          Tema : ”Dasyatnya Mujizat Al Qur'an "



          PIC : Bp. Yusnawir  dan Bp. Willy










14.    Silaturrahiim dengan 1000 Santri Yatim-Piatu & Dhuafa


        Tema : "Satu Jam Khotmil Qur'an bersama 1000 Santri Yatim-Piatu & Dhuafa"

        Ahad, 05 Juli 2015  Jam 13.00 – 18.00 WIB



Tausiah :   1. Bp. KH. Yusuf Mansur


Fadilah membaca Alqur'an

                   2. Bp. Ust. H. Widodo




                        PIC : Bp. Suryanto, Mas Eko Hadi & Alief Rachman Hakim








15.    I’tikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan 1436H / 2015M


          Imam Qiyamul Lail : Bp. Ust Mahmudin Al-Hafidz,


          Tgl : 08 s/d 15 Juli 2015, Jam : 21.00 - 05.00 WIB



          PIC : Bp Ardy Kurniawan, Bp  Heru Subagyo, Bp Yuliusman








16.    Penerimaan & Penyaluran Zakat Fitrah



          Tgl : 08 s/d 16 Juli 2015





          PIC : Sie Sosial , Bp H Munfadhil, Bp Eko , Bp H Suhaeli, Bp H. Rohim, Bp H. Wowo







17.    Shalat Iedul Fitri 1 Syawal 1436H / 2015M



          Imam & Khatib : Bp Ust. Mahmud Abdurrahman, Al-Hafidz 


          PIC : Bp. Mukthar Bedu, Bp. HM Yunus, Bp Iskandar








18.    Halal Bil Halal 1436H / 2015M.




         2 Agust 2015 Halal bihalal dari MT Almadaniah



          Bersama Jama’ah, DKM & Organisasi Masjid Jami’i Al-Madani

          Minggu, 02 Agustus 2015 Jam 09.00-.11.45 WIB

Agenda Kegiatan Ramadhan 1436H Masjid Istiqlal Jakarta

Jakarta - Ramadhan sebagai bulan suci umat Islam telah datang. Di bulan yang diyakini pernuh dengan keberkahan ini umat Islam siap berlomba-lomba melaksanakan berbagai ibadah. Seorang muslim beriman percaya bahwa setiap amal kebaikan akan dibalas pahala yang berlipat ganda, demikian dikatakan Buya Adnan Harahap, Ketua Takmir Masjid Istiqlal, Jakarta, kamis (18/6). Mmenyambut bulan Ramadhan tahun 1436 H/2015 M ini pengelola Masjid Istiqlal telah menyiapkan berbagai agenda kegiatan. "Panitia Amaliyah ramadhan Masjid Istiqlal tahun ini siap melayani seluruh jamaah dan kaum muslimin ibukota Jakarta dalam menunaikan kewajiban amaliyah Ramadhan, baik ibadah mahdlah (prioritas) maupun ibadah sunnah. Kami merencanakan 17 program kegiatan amaliyah Ramadhan," tutur Buya Adnan Harahap yang juga ketua Panitia Amaliyah Ramadhan Masjid Istiqlal. Program-program kegiatan amaliyah Ramadhan Masjid Istiqlal itu yakni: 1. Shalat Rawatib lima waktu 2. I'tikaf, 24 jam/hari 3. Fahmil Quran, dzikir dan do'a menjelang ta'jil (buka puasa berjamaah) 4. Ta'jil (buka puasa berjamaah 3000 orang setiap hari selama satu bulan 5. Qira'ah Al Qur'an dilaksanakan sebelum shalat tarawih dan sebelum shalat jumat oleh Qori/Qori'ah Nasional dan Internasional. 6. Penyelenggaraan shalat Tarawih setiap malam Ramadhan dengan dua gelombang 7. Siraman rohani menjelang Tarawih 8. Tadarus Al Qur'an dilaksanakan setiap malam sesudah shalat Tarawih. 9. Renungan Fazar setelah shalat Shubuh 10. Dialog Dzuhur Interaktif membedah kitab aqidah, syari'ah, dan akhlak 11. Penerimaan zakat Fitrah, zakat Mal, Infaq, Shadaqah, dan Fidyah. 12. Peringatan Nuzul Al Qur'an, bekerjasama dengan kementerian Agama RI 13. Qiyamul-lail, dilaksanakan pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan 1436 H dimlai pukul 01.000-03.00 wib dengan imam membaca 1 juz setiap malam (juz 21-30) dan sahuur berjamaah sekitar 1300 orang 14. Penyelenggaraan pesantren kilat bagi pelajar SLTA di DKI Jakarta 15. Pemberian santunan lebaran anak yatim dan yatim piatu sebanyak 1000 anak, dan peresmian wisuda II peserta diklat kompetensi 5000 instruktur Qiro'atil Qur'an 16. Penyelenggaraan Takbir Akbar Nasional malam 'Idul Fitri 1436 H 17. Penyelenggaraan shalat 'Idul Fitri 1436 H bersama Presiden RI, Wakil Presiden, para Pejabat Negara, Perwakilan Negara Sahabat, dan masyarakat Muslim ibukota. (ras) -

Agenda Kegiatan Ramadhan Masjid BI


Share And Care Dhuafa With YISC

Yuk Menggampai Berkah di Bulan Ramadhan Lewat Share And Care Bersama YISC Al Azhar

Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh 

"Barangsiapa yang ingin doanya terkabul dan terbebaskan dari kesulitannya hendaknya dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad)

Di Pejanten Barat terdapat sebuah pemukiman Kampung Lapak Pemulung yang dihuni sekitar 300 orang Pemulung. Di sini juga terdapat sekolah yang bernama Sekolah Bersama dengan jumlah murid 30 orang. Kondisi sekolah yang jauh dari layak untuk kegiatan belajar mengajar karena letaknya di loteng rumah salah satu warga.

Dalam rangka menggapai berkah di bulan Ramadhan, YISC Al Azhar mempersembahkan CRCM (Cahaya Ramadhan Cahaya Masjid) :

                   "Share And Care"

Hari,Tanggal : Sabtu & Ahad, 27-28 Juni 2015
Tempat  : Kampung Lapak Pemulung Pejaten Barat

Kegiatan meliputi : 
1. Bakti Sosial membenahi Sekolah Bersama agar anak-anak lebih nyaman dalam belajar. 

Hari, Tanggal : Sabtu, 27 Juni 2015
Pukul              : 08.00  WIB - Selesai

2. Sahur Bersama :
Hari, Tanggal : Sabtu - Ahad, 27 - 28 Juni 2015.
Pukul              : 23.00 - 05.00 WIB

Acara Sahur akan dimeriahkan  oleh :
1. Tarian traditional oleh murid-murid Sekolah Bersama
2. Teater YISC
3. Shalawat bersama murid-murid Sekolah Bersama
4. Tauziah oleh Ustad. Agus
5. Dongeng anak

Kami membuka kesempatan meraih pahala di bulan Ramadhan dengan berpartisipasi melalui Donasi CRCM yang dapat disalurkan ke rekening 
Bank Muamalat 3010151596 
a/n YISC AL AZHAR QQ PSDM

Harap menambahkan kode 008 pd saat transfer. contoh : Rp. 500.008,-
Konfirmasi transfer : Puti 085288035758

CP : Puti 085288035758

Semoga Allah memberikan kemurahan Rezeki dan kesehatan agar kita senantiasa bisa terus bermanfaat untuk sesama.

Jazakumullahu khayran wa barakallahu fiikum

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

HUMAS YISC Al Azhar
================
Sekretariat YISC Al Azhar
Komp. Masjid Agung Al Azhar
Jl. Sisingamangaraja, Keb. Baru
Jakarta Selatan 12110
Pin BB : 25B965AC
LINE : YISC Al Azhar
Twitter & instagram : @yisc_alazhar
Fans Page : YISC Al-Azhar
Google+ : YISC Al Azhar
Website : www.yisc-alazhar.or.id

Jadwal Penceramah Dan Petugas Ramadhan Masjid Raya pondok Indah

# Marhaban ya Ramadhan #
Selamat datang bulan Ramadhan, telah singglah kepada kita tamu yang mulia dan bulan yang agung. Pada bulan itu, Allah mengampuni dosa-dosa, dan memaafkan kesalahan-kesalahan serta membebaskan leher-leher (dari jerat neraka).
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“barangsiapa yang shaum Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosannya yang telah lalu.”[HR. Bukhari Muslim].
Apabila bulan Ramadhan tiba, para salafus shalih saling mengingatkan kabar gembira akan kedatangan dan keutamaan bulan yang mulia ini, mereka juga menyingsingkan lengan guna menjalaninya. Teladan dan pemimpin mereka adalah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau bersabda,
اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ
“Ya Allah! Perlihatkanlah kepada kami hilal (bulan sabit) kepada kami dengan rasa aman dan iman; keselamatan dan Islam. Rabb-Ku dan Rabb-mu (wahai hilal) adalah Allah.”[HR. Ahmad]

Tips Lancar Berpuasa Dari Dokter Fak UI.



TIPS LANCAR MENJALANI PUASA
Dari dr. Edy Rizal Wahyudi, SpPD, KGer, FINASIM dari Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, memberikan tips lancar jalani puasa secara umum untuk seorang berusia lanjut dan juga semua kalangan

Mudah2an masih bisa dipakai.

● Saat sahur usahakan untuk membatasi asupan teh dan kopi. Pasalnya, dua asupan tsb  membuat metabolisme berjalan cepat. Sehingga cepat mendatangkan rasa haus meski tak terdehidrasi.

● Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang lambat dicerna dan memiliki serat yang tinggi. Contohnya gandum, padi-padian, kacang-kacangan, biji-bijian, nasi merah.

● Saat berbuka puasa dianjurkan untuk mengonsumsi kurma karena mengandung gula serat, karbohidrat, kalium dan magnesium.  dengan kurma, kebutuhan nutrisi tubuh yang hilang selama puasa perlahan dipenuhi.

● Mengonsumsi pisang saat berbuka sangat baik bagi tubuh Anda, sebab pisang merupakan sumber kalium, magnesium dan karbohidrat.

● Batasi makanan yang digoreng saat berbuka, karena dapat meningkatkan sel-sel lemak dalam tubuh. Hal ini karena seorang yang sudah di usia lanjut cenderung memiliki keluhan penyakit yang disebabkan lemak, seperti penyakit jantung, jantung koroner dan hipertensi.

● Batasi makanan yang lebih cepat dicerna, seperti gula. Hal ini bisa cepat mendatangkan rasa haus ditengah Anda menjalani puasa nantinya.

● Konsumsi air atau jus buah antara berbuka puasa dan sebelum tidur. Hal ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan cairan dalam tubuh untuk Anda lancar beraktivitas esok harinya.

● Hindari terlalu banyak makanan es,karena memudahkan Anda kenyang. Dimana asupan makanan gizi yang lengkap akan menurun karena tak bisa masuk dalam tubuh.

NB: Selamat menjalankan ibadah shaum dan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Semoga diberi kelancaran, kesehatan dan  khusyu' serta ikhlas menjalaninya...                                        MARHABAN YAA RAMADHAN, Selamat menjalankan ibadah puasa, mohon maaf lahir bathin󾍛󾍛󾍛

Seminar pra Nikah di Masjid UI Depok

[Seminar Pra Nikah]

Assalaamu'alaykum Wr Wb

Pesona Syiar Ramadhan Masjid Ukhuwah Islamiyah UI Depok mengundang segenap masyarakat dan civitas akademika UI untuk hadir pada acara :

✨ SEMINAR PRA NIKAH✨
"Mengemban Amanah Setengah Din, Siapkah Kita?"

Bersama :
Ustadzah Dr. Sitaresmi S. Soekanto (Pemerhati Keluarga & anak, penulis, penerjemah)
Ustadz Hilman Rosyad Shihab, Lc (Konsultan Keluarga dan Konsultan Syariah)

📅 Sabtu, 20 Juni 2015
⏰ 08.00-12.00 WIB
🏡 Aula Utama Masjid UI Depok


CP :
Iis 085695132343

✨Semoga Allah SWT memudahkan langkah kita, amin ya Rabb ✨

Wassalaamu'alaykum Wr. Wb.

🌏 : mesjidui.ui.ac.id
📹 : bit.ly/mesjidui
🐤 : @masjidUI

Pesiar Masjid UI 1436 H
Mari Berlayar Menuju Pulau Taqwa ⛵

-mari sebarkan-

Sholat Subuh Dulu Pak Sopir

✔️ SHALAT SUBUH DULU PAK SUPIR

Jika tidak memberi kesempatan penumpang dan melaksanakan salat 5 waktu, terutama salat subuh. Sopir dan crew tidak mendapatkan gaji.

Dream - Perusahaan otobus (PO) Haryanto sempat menjadi buah bibir netizen lantaran punya peraturan unik. Mewajibkan sopirnya memberi kesempatan para penumpangnya menunaikan ibadah salat.

Selama ini mungkin masih banyak bus-bus malam jarang memberikan kesempatan bagi penumpang muslim untuk melaksanakan salat subuh, karena mengejar target cepat sampai tujuan.

Biasanya hanya berhenti di tempat peristirahatan saat tengah malam untuk makan dan beristirahat sejenak.

Namun Haji Haryanto, pemilik P.O. Haryanto mempunyai peraturan dan kebijakan yaitu mewajibkan para pengemudinya untuk memberikan kesempatan pada penumpang untuk melaksanakan salat 5 waktu terutama salat shubuh.

"Semua crew bus PO. Haryanto wajib memberi kesempatan penumpang dan melaksanakan salat 5 waktu, terutama salat subuh. Bagi yang melanggar, 1 crew tidak mendapatkan gaji untuk 1 PP," tulis banner pengumuman yang disampaikan H. Haryanto di garasi bus miliknya.

Salah seorang user twitter, @yuniarto8686 mengunggah foto itu banner peraturan dari PO tersebut. Ia kemudian memention Ustadz Yusuf Mansyur; @Yusuf_Mansur bisnis kaya gini kira-kirab bakal rugi nggak?

Sang ustaz langsung merespons. Kata dia, mengutamakan salat berarti mengutamakan Allah. Netizen juga ramai memberikan komentar positif dari kebijakan PO Haryanto.

Diketahui, tak cuma mewajibkan seluruh crew-nya salat, H. Haryanto juga secara rutin memberangkatkan sopir-sopirnya menunaikan haji ke Tanah Suci.

Tradisi memberangkatkan karyawannya terus dilakukan hingga sekarang. Bagi karyawan yang taat dan tekun beribadah, Haryanto tak segan-segan membagi tiket beribadah haji. (Ism)

Pesantren Ramadhan Bersama RISKA

Assalamualaikum wr. wb.

Pesantren Ramadhan RISKA (PRR), proudly present:

"Ramadhanku Senikmat Makan Coklat"

Sabtu-Minggu, 20-21 Juni 2015 at Graha Wisata TMII.

💞Menghadirkan💞
- hanan, manan, ikhsan (3 hafidz kembar )
- Nesa Aqila (putri muslimah 2015)
- Ria Ricis (selebgram, adik OSD)*
- Caesar YKS TRANS TV
- Ustadz Zaky Mirza
- Bacun Hakim (moderator)
- Arif Dasyat (trainer motivasi)
- Herichan (presenter & artis)

🎇Kegiatan:
- kunjungan museum
- workshop media positif
- sharing prestasi & motivasi
- talkshow inspiratif
- tadabbur alam
- buka & sahur bersama
- ibadah harian, dll
💰HTM: RP 250.000/orang💰

Anda juga bisa berpartisipasi dg
💥 menSANLATkan anak yatim💥
Caranya, dg mengirimkan donasi dg paket sbb:
✅paket 1
1 kakak 1 adik  250.000
✅paket 2
1 kakak 2 adik  400.000

Donasi bisa  ke dikirimkan ke norek RISKA:

BANK MUAMALAT
3010083852
A/n RISKA (Remaja Islam Sunda Kelapa)
*jangan lupa untuk menambahkan angka 1 di akhir nominal,
ex: 500.001

💞Rosulullah s.a.w. bersabda: "Aku dan orang-orang yang menanggung anak yatim, (kedudukannya) di surga seperti ini," Kemudian beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah seraya sedikit merenggangkannya. 💞
(H. R. Bukhari)

COME & JOIN US!!!

📞📱more info
CP : 082112418722 (heni)
       087878480318 (idruz)

Presented by :
Panitia Ramadhan Bersama RISKA (RBR) 1436 H

Divisi Humas
--------------------
Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA)

Mengenal Antara Bungkus Dan Isi

Oleh Ustadz DR. Amir Faishol Fath, MA.

Hidup akan sangat melelahkan, sia-sia dan menjemukan bila pikiran hanya digunakan untuk mencari dan mengurus BUNGKUS-nya saja dan mengabaikan serta mengacuhkan ISI-nya.

Apa itu “BUNGKUS”-nya dan apa itu “ISI”-nya?

"Rumah yang indah” hanya bungkusnya.
“Keluarga bahagia” itu isinya.

“Pesta pernikahan” hanya bungkusnya.
“Sakinah, mawadah, warahmah” itu isinya.

“Ranjang mewah” hanya bungkusnya.
“Tidur nyenyak” itu isinya.

“Kekayaan” itu hanya bungkusnya.
“Hati yang bahagia” itu isinya.

“Makan enak” hanya bungkusnya.
“Gizi, energi, dan sehat” itu isinya.

“Kecantikan dan Ketampanan” hanya bungkusnya.
“Kepribadian dan hati” itu isinya.

"Bicara” itu hanya bungkusnya.
“Amal nyata” itu isinya.

"Buku” hanya bungkusnya.
“Pengetahuan” itu isinya.

"Jabatan” hanya bungkusnya.
“Pengabdian dan pelayanan” itu isinya.

"Kharisma” hanya bungkusnya.
“Ahlaqul karimah” itu isinya.

"Hidup di dunia” itu bungkusnya.
“Hidup sesudah mati” itu isinya.

Utamakanlah ISI-nya.
Namun rawatlah BUNGKUS-nya.

Jangan memandang rendah dan hina setiap BUNGKUS yang kita terima, karena berkah tak selalu datang dari BUNGKUS kain sutera, melainkan juga datang dari BUNGKUS koran bekas.

Janganlah setengah mati mengejar apa yang tak bisa kita bawa mati.........

Semoga menjadikan muhasabah diri kita semua


MT HIDAYAH SAKINAH, Kajian Khusus Muslimah

MT. HIDAYAH SAKINAH
Kajian khusus muslimah..

Mengundang ummahat untuk menghadiri Kajian Rutin setiap SELASA SIANG...

☑Tempat :
Masjid BAITUL HAKIM,
Jl Cakrawijaya V Blok Q,
Kav. Diskum AD, Cipinang Muara,
Jakarta Timur.

Selasa pekan ke-3 ini, إن شاء الله    :

☑ Tgl : 16 JUNI 2015 / 29 Sya'ban 1436H
☑ Jam : 13.00 - 15.00

Bersama pemateri :
Al ustadz M. Nuzul Dzikri,Lc حفظه الله

Materi pembahasan :
"175 Jalan Menuju Surga"

Semoga اَللّهُ سبحانه وتعالى mudahkan langkah kita untuk menuntut ilmu syar'i...آمِين ياربالعالَمِين
Silahkan untuk menyebarkan info ini, semoga menjadi wasilah hidayah إن شاء الله .. Jazaakunnallaahu khairan.

☑Kelas TAJWID jam 09.00 sd 10.30
☑Disediakan tempat bagi pengantar/bapak2

@@>~~Selama bulan suci Ramadhan kajian diliburkan & akan dimulai kembali setelah Iedul Fitri إن شاء الله

<3Marhaban ya Ramadhan 1436H...
Selamat menjalankan ibadah puasa...

MT. HIDAYAH SAKINAH
Pin  32FD0585, WA +6281291107778
                         •••••••

Mau punya Hafalan dan Mutqin?

MAU PUNYA HAFALAN DAN MUTQIN??? 😏

📣📣 Hari TERAKHIR DAFTAR PTR#2
💐"Pesantren Tahfidz Romadhon Angkatan 2"💐
Persembahan  dari Ãa~ Yayasan Ibu Harapan Indonesia

🏠 Jalan keadilan Ujung No. 87, RT/RW 03/21, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok 2 Timur, Depok Timur, Jawa Barat.

💰Hanya dengan investasi program PTR 2 sebesar : 👉Rp. 90.000,-/hari 👈 (hemat 1, 6 jt looh  ) 😱

Anda akan mendapatkan total nilai & fasilitas yang didapat kurang lebih ( Rp. 2.500.000,-)  dengan 7  program yang membuat ramadhanmu berwarna:
1. Tahfidz 1 juz mutqin (lancar)
2. Kelas B. Arab Dasar
3. Cek up Tilawah
4. Qiyamul Lail 1/2 Juz perhari
5. Penginapan 10 hari
6. Makan (buka, sahur, ta'jil)
7. Tilawah 30 juz dlm 10 hari.

📝Remember it !
IMPORTANT DATES : 👇
- Pendaftaran : 10-14 Juni 2015
- Tes Seleksi : 15-16 Juni 2015
- Pengumuman : 18 Juni 2015
- Karantina : 21-30 Juni 2015


Peserta TERBATAS!!!!
Hanya untuk 30 akhwat/wanita (min.15 thn) se-Indonesia!!
Ayuk GABUNG dan AJAK sahabat juga keluargamu! 😆

📱Daftar :
PTR2_Nama_Alamat_Umur_No.Hp/WA_Jumlah Hafalan Qur'an
📲 Kirim & Info ke :
Dina 0896-3009-1720

"Dari abdullah bin amr dari nabi SAW, beliau bersabda : dikatakan kepada penghafal al-qur'an, 'bacalah dan naiklah (ke tingktan surga yang lebih tinggi). Dan bacalah dengan tartil sebgimana engkau membaca tartil didunia, Karena sesungguhnya kedudukanmu berada diakhir ayat yang engkau baca.' (HR. Abu Dawud & At-Tirmidzi)

yuk tunggu apalagi! Warnai ramadhanmu di PTR !!! 😆









Ingin punya hafalan mutqin  di bulan Romadhonmu  tahun ini ?? Yuk jangan sampai ketinggalan!!
Scroll up n Check it out sist!😉👆

Menjemput Hidayah Di Mall Bersama YISC

Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

“Maka berlarilah kalian menuju Allah” (QS. Adz Dzariyat : 50)

Setiap orang mempunyai dan mengalami hal yang berbeda beda dalam kehidupannya .
Ada yang dari kegemerlapan menuju cahaya terang.
Ada yang dari kegemerlapan ketika sudah mendapatkan cahaya terang malah goyah dan ada yang bertahan.

Mau tau kan seru nya para artis berbincang bincang tentang hijrah mereka?
Mau tau kan pengalaman mereka dari jatuh di gemerlapnya dunia menuju cahaya ?
Mau tau dong pastinyaa..siapa sih yang gak mau tau tentang hijrah yang menginspirasi untuk semua orang..

 YISC Al Azhar mempersembahkan CRCM
(Cahaya Ramadhan Cahaya Masjid) :

                       " Dakwah Di Mall "

Hari, tanggal : Sabtu, 20 Juni 2015
Pukul              : 13.00  - 19.00 WIB
Lokasi            : Fx Senayan Mall (atrium f3)
Tema              : Ketika Hidayah Menyapa


Dengan Pengisi Acara yang super kece diantaranya :
1. Febrianti Almeera (Pewski)
2. Lyra Virna
3. Peggy Melati Sukma
4. Ust Bendri J.


Special performance
1. Teater Yisc
2. Musikalisasi Puisi
3. Live Accoustic dari civitas Yisc Al Azhar

Free ta'jil dan juga banyak hadiah serta doorprize menarik lohh yg siap nunggu Kamu,, Kamuu,, Yaa Kamuu


Cp :
Intan      081212035291
Nanda   085718480100



Jazakumullahu khayran wa barakallahu fiikum

Wassalamualaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh

HUMAS YISC Al Azhar
================
Sekretariat YISC Al Azhar
Komp. Masjid Agung Al Azhar
Jl. Sisingamangaraja, Keb. Baru
Jakarta Selatan 12110
Pin BB : 25B965AC
LINE : YISC Al Azhar
Twitter & instagram : @yisc_alazhar
Fans Page : YISC Al-Azhar
Google+ : YISC Al Azhar
Website : www.yisc-alazhar.or.id

Informasi Kajian

Informasi Kajian Untuk Hari Ahad 26 Sya’ban 1436 H/ 14 Juni 2015
Tempat : Masjid Muadz bin Jabal Kavling Bulog Bojong Kulur Kab Bogor
Pemateri : Ustadz DR. Erwandi Tarmizi, M.A.
Tema : Fiqh Zakat Mal
Waktu : Ba’da Subuh – Selesai
Informasi : 0819 0505 4202
---
Tempat : Masjid Jannatul Firdaus belakang SMA Sudirman Taman Galaxy Bekasi Selatan
Pemateri : Ustadz Abdullah Taslim, M.A.
Tema : Macam-Macam Penyakit Hati dan Resep Pengobatannya
Waktu : Ba’da Subuh – Selesai
Informasi : 0855 1020 015
---
Tempat : Masjid Al Muhajirin Taman Permata Cikunir Jl. Raya Ratna Jati Bening Bekasi Selatan
Pemateri : Ustadz Dr. Syafiq bin Riza Basalamah, M.A.
Tema : Beginilah Seharusnya Seorang Muslim
Waktu : Ba’da Subuh – Selesai
Informasi : 0816 830 531
---
Tempat : Masjid Baiturrahman Pondok Pinang Buana Raharja Pondok Pinang Kebayoran Lama Jakarta Selatan
Pemateri : Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc.
Tema : Kitab Al Wajiz
Waktu : 07.30 – 09.00 WIB
Informasi : 0857 1626 0236
---
Tempat : Masjid Syaikh Hamad Al Hamad/Imam Asy Syafi’I Jl. Raden Saleh Studio Alam TVRI Sukmajaya Depok
Pemateri : Ustadz Ali Nur
Tema : Kesempurnaan Islam
Waktu : 08.00 – 09.30 (Sesi 1)
Pemateri : Ustadz Ali Saman bin Hasan, M.A.
Tema : Islam Menangkal Radikalisme
Waktu : 10.30 – 11.30 WIB (Sesi 2)
Pemateri : Ustadz Haryanto Abdul Hadi, Lc.
Tema : Kiat-Kiat Menghidupkan Ramadhan
Waktu : 13.00 – 14.30 WIB (Sesi 3)
Informasi : 0812 9334 5852
---
Tempat : Masjid Syifa Budi Komp IIBS belakang Pasar Sentral Hyundai Lippo Cikarang
Pemateri : Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.
Tema : Suami Teladan Isteri Tercinta
Waktu : 09.00 – Selesai
Informasi : 0817 604 9242
---
Tempat : Masjid Astra Jl Gaya Motor Raya No.3 Sunter Podomoro Jakarta Utara
Pemateri : Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.
Tema : Perkara – perkara yang dianggap sunnah sebelum atau disaat bulan ramadhan
Waktu : 09.00 – Selesai
Informasi : 0813 8128 9665
---
Tempat : Masjid An Nur Jl Daan Mogot RT 005/RW 04 Cengkareng Barat dekat perempatan lampu merah Cengkareng
Pemateri : Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.
Tema : Meraih Berkah di Bulan Ramadhan
Waktu : 09.00 – Selesai
Informasi : 0812 9817 0828
---
Tempat : Masjid Thoriqulhuda Jl Elang V No.99 Jatisampurna Bekasi
Pemateri : Ustadz Abuz Zubair Al-Hawaary, Lc.
Tema : Mukmin yang kuat lebih dicintai daripada mukmin yang lemah
Waktu : 09.00 – Dzuhur
Informasi : 0812 1944 221
---
Tempat : Masjid Baitul Haq Puri Gading Komp Puri Gading Jl. Puri Gading Raya Pondok Melati Jati Melati Bekasi
Pemateri : Ustadz Abdullah Taslim, M.A
Tema : Kiat-Kiat Untuk Menghadapi Bulan Ramadhan Agar Meraih Pahala yang Besar
Waktu : 09.00 – Selesai
Informasi : 0813 8100 2889
---
Tempat : Masjid Islamic Center Bekasi
Pemateri : Ustadz Abu Usamah, Lc.
Tema : Pentingnya Memupuk Rasa Takut kepada Allah
Waktu : 09.00 – Dzuhur
Informasi : 0821 1058 4174
---
Tempat : Masjid Nurul Iman Blok M Square Jakarta Selatan
Pemateri : Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan, Lc.
Tema : Apa yang Telah Kau Korbankan untuk Agama Ini?
Waktu : 09.15 – Selesai
Informasi : 0818 0855 9246
---
Tempat : Masjid Imanuddin Samping Gracia Residence Graha Raya Bintaro No.11 Pondok Kacang Barat, Pondok Aren Tangerang Selatan
Pemateri : Ustadz Abu Islama Imanudin, Lc.
Tema : Fiqih Ramadhan
Waktu : 09.30 – Selesai
Informasi : 0813 1788 9282
---
Tempat : Masjid Al Jihadul Akbar Jl. Tanah Sereal X/13 Kel Tanah Sereal Kec Tambora Jakarta Barat
Pemateri : Ustadz Abdullah Taslim, M.A.
Tema : Jangan Sia-siakan Ramadhanmu
Waktu : Ba’da Dzuhur – Selesai
Informasi : 0878 7575 1576
---
Tempat : Masjid Al Jihad Jl Beruang X JABABEKA, Cikarang Baru
Pemateri : Ustadz Abuz Zubair Al-Hawaary, Lc.
Tema : Sifat Shaum Nabi
Waktu : Ba’da Ashar – Selesai
Informasi : 0857 1878 6523
---
Tempat : Masjid Nurul Iman Jl. Pertengahan Gongseng Kalisari Cijantung Ps Rebo Jakarta Timur
Pemateri : Ustadz Ali Nur
Tema : Ramadhan dari A-Z
Waktu : 18.30 – Selesai
Informasi : 0821 1151 7293
---
Tempat : Masjid Muadz bin Jabal Kavling Bulog Bojong Kulur Kab Bogor
Pemateri : Ustadz Abu Jafar Cecep Rahmat, Lc.
Tema : Tazkiyatunnufush
Waktu : Ba’da Isya’ – SSelesa

Kegiatan Menarik Bulan Ramadhan Dengan Buah Hati

Ramadan di tahun 2015 ini bertepatan dengan libur kenaikan kelas. Libur merupakan saat yang ditunggu oleh buah hati. No school day… bebas belajar, bebas tugas sekolah dan bebas sekolah..Yippie.
Kalau libur sekolah dan bertepatan dengan Ramadan, apakah yang biasa dilakukan oleh anak-anak? Hanya menghabiskan waktu di depan televisi? Atau tidur sampai dengan waktu maghrib tiba? Berendam di bak air untuk menahan haus?
Wah, tidur memang tidak dilarang saat berpuasa. Bahkan tidur pun bisa menambah pahala puasa. Tetapi sayang sekali yah, jika waktu libur di bulan Ramadan hanya dihabiskan dengan kegiatan tidur, menonton televisi atau bermain game di gadget.
Pesantren kilat adalah salah satu program yang ditawarkan untuk mengisi liburan. Pesantren kilat yang sering disingkat Sanlat ini kian marak ditawarkan ketika Ramadan tiba. Beberapa pondok pesantren, sekolah islam dan lembaga muslim memberikan program Sanlat dari sehari hingga tiga hari untuk anak-anak. Tentu saja dalam kegiatan Sanlat tersebut anak-anak akan mendalami pengetahuan tentang islam seperti makna bulan Ramadan, sholat sunnah, sholat wajib,  berjamaah dan lain-lain.
Biaya yang ditawarkan untuk mengikuti Sanlat pun sangat bervariatif. Dari harga murah hingga Sanlat VIP. Tujuan dari Sanlat adalah menumbuhkan kemandirian terhadap anak dan mengenalkan Islam lebih jauh kepada anak. Biaya dan lokasi Sanlat biasanya menjadi pertimbangan bagi orangtua.
Sanlat bukan satu-satunya kegiatan Ramadan yang bisa dilakukan oleh anak selama libur sekolah. Sebagai Orangtua hidup di jaman yang serba mahal ini, dituntun untuk kreatif. Beberapa kegiatan menarik untuk mengisi kegiatan liburan selama Ramadan adalah:
1.Memasak
Kegiatan memasak bersama adalah salah satu alternatif mengisi waktu libur sekolah. Pilihlah jenis masakan sederhana yang bisa dipraktekkan bersama anak, seperti bolu kukus, puding/jelly, es buah, kolak pisang, sayur sop dan lain-lain.
Beri tugas sesuai dengan usia dan kemampuan anak seperti mengaduk adonan, memotong sayur, menambahkan gula dan lain-lain. 
2.Kegiatan Sosial
Ajak anak untuk lebih mengenal lingkungan sekitar dengan cara berjalan sekitar lingkungan rumah. Jika ada tempat yang membutuhkan bantuan, ajak anak untuk ikut serta. Kunjungan ke panti asuhan juga dapat dilakukan.
Biarkan anak mengenal dan berinteraksi dengan anak-anak di panti asuhan. Kegiatan sosial lain yang bisa dilakukan bersama anak  seperti membagikan takjil, membagikan sembako, buka puasa bersama anak yatim dan lain-lain.
3.Bercerita tentang kisah nabi-nabi
Orangtua menceritakan terlebih dahulu kisah salah satu nabi. Setelah selesai, tanyakan kembali kepada anak untuk menceritakan kembali secara lisan. Lalu berikan tugas untuk menuliskan kisah tersebut. Bebaskan anak untuk memberi hiasan pada kertas yang ia tulis.
4.Belajar kaligrafi
Orangtua bisa mengajak anak untuk membuat kaligrafi sederhana. Beberapa situs menyediakan contoh kaligrafi sederhana untuk anak. Bahkan orangtua dapat mengunduh dan mencetak kaligrafi di situs tersebut. Anak bisa mewarnai sesuai dengan keinginannya.
5.Membuat poster Ramadhan
Ajaklah anak untuk lebih kreatif dan berkreasi dengan poster tersebut. Orangtua menyediakan bahan-bahan yang diperlukan seperti karton, spidol, gunting, sticker dan lain-lain.
Poster berisi niat puasa, hal-hal yang membatalkan puasa dan  ibadah yang dilakukan  di bulan Ramadan. Ajak anak berdiskusi tentang hal-hal yang ada di poster tersebut.
6.Mendekorasi kamar anak
Ajak anak untuk mengubah posisi barang-barang di kamarnya. Misal, posisi meja belajar, tempat tidur dan lemari. Tujuannya adalah agar anak tidak bosan dengan letak yang sama / monoton. Gali kreatifitas anak untuk mendekorasi kamar dengan gambar-gambar, hiasan ketupat, gambar masjid dan lain-lain.
7.Mengunjungi keluarga
Kesibukan bekerja dan sekolah seringkali membuat kita lupa untuk bersilaturahim dengan keluarga yang tinggal berdekatan dengan rumah. Ajak anak untuk silaturahim dengan keluarga. Orangtua juga bisa memperkenalkan fungsi silaturahim kepada anak. Itulah beberapa aktivitas yang bisa dilakukan bersama anak ketika libur sekolah di bulan Ramadan. Semoga libur sekolah kali ini menyenangkan bagi orangtua dan buah hati.

Program KIegiatan Ramadhan Atturots Peduli Umat (APU)

Merupakan realita yang tidak dapat dipungkiri, bahwa sebagian dari kaum muslimin di pelosok pedesaan jarang mendapatkan siraman rohani sekaligus sulitnya mendapatkan akses informasi agama Islam yang benar, dikarenakan tidak terjangkau oleh saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan.

Berdasarkan realita di atas dan didorong keinginan untuk berperan dalam mengatasi permasalahan di atas serta mengisi Bulan Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan semangat berislam, maka kami dari Atturots Peduli Umat (APU) bermaksud menyelenggarakan beberapa Program selama Bulan Ramadhan 1436 H/ 2015, dengan harapan bisa membantu saudara-saudara kita yang tidak mampu agar mereka bisa turut merasakan nikmatnya beribadah di Bulan Ramadhan yang penuh berkah, insya Allah.

Untuk itu, kami segenap pengurus Atturots Peduli Umat (APU) bekerjasama dengan para Asatidz-santri dari Islamic Centre Bin Baz dan Ma’had Jamilurrahman, bermaksud melaksanakan program sebagai berikut :

1.    Tebar paket buka puasa di masjid-masjid pedesaan
Waktu       : selama Bulan Ramadhan 1436 H
Tempat     : Masjid-masjid Pedesaan Gunung Kidul, Bantul, dll (terlampir)
Peserta      : Seluruh warga dan jamaah masjid di desa tersebut

2.    Santri masuk desa, program bantuan tenaga dari kalangan santri untuk turut memakmurkan masjid di desa-desa dengan berbagai kegiatan; TPA, kursus singkat membaca Iqro/ Al Quran, kultum Ramadhan, dll
Waktu          : 20 hari sampai 1 Bulan Ramadhan 1436 H
Tempat        : Masjid-masjid di pedesaan Jogja dan sekitarnya (terlampir)
Peserta        : santri ICBB dan Ma’had Jamilurrahman

3.    Penyaluran hadiah kepada pemenang lomba TPA pada akhir Romadhan (lomba baca iqro, baca qur`an, hafalan surat pendek, hafalan doa-doa sesudah shalat wajib, lomba adzan, lomba  doa-doa harian, dan lomba pendudkung lainnya)

Demi terselenggaranya program tersebut, maka kami mengajukan permohonan bantuan kepada Bapak / Ibu / Saudara / Saudari untuk dapat menjadi donator demi terselenggaranya program Ramadhan tersebut.
  
Tujuan Kegiatan

1.    Meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta rasa syukur kita kepada Allah Ta’ala.
2.    Melaksanakan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam memberi makan orang yang berpuasa
3.    Meningkatkan rasa kasih sayang, kepedulian dan persaudaraan sesama muslim.
4.    Meningkatkan ukhuwah di kalangan warga masyarakat desa dan warga pesantren.
5.    Mengetuk kepedulian sosial masyarakat terhadap warga kurang mampu di pedesaan.
6.    Meningkatkan kemampuan para santri dalam bermuamalah dan berdakwah di masyarakat.
7.    Mengisi liburan santri dengan kegiatan yang bermanfaat

Susunan Panitia Tebar Buka Puasa Ramadhan 1436 H/ 2015

Penasehat                     : Mudir Yayasan Atturots al-Islamiy
Penanggung Jawab         : Abu Abdillah Mubarok
Sekretaris                      : Abu Ukasyah edi
Bendahara                     : Suprapto, SE.
Seksi Konsumsi              : Takmir Masjid
Seksi Transportasi          : Abu Faiz Edi
Seksi Perlengkapan        : Abu Faiz dan tim
Seksi Dokumentasi         : Abu Basam, Abu Ukasyah dan tim
Koordinator Lapangan     : Abu Abdilah dan Abu Hasan


Sumber Berita: atturots.or.id

Inilah 10 Program Spesial Ramadhan AQL

AQL Islamic Center resmi mengeluarkan program spesial Ramadhan 1436 H dengan tema “Ramadhan Kokohkan Keluarga Indonesia dengan Al-Qur’an”. Program ini dibuka dengan taushiyah Ustadz Bachtiar Nasir mengenai pentingnya keluarga berlandaskan Al-Qur’an sebagai elemen penting masyarakat dan bangsa Indonesia, yang sekaligus menjadi rangkaian launching program tersebut.
Pada bulan Ramadhan 1436 H, AQL Islamic Center menyelenggarakan sepuluh program spesial, beberapa program sosial diantaranya adalah pembagian ta’jil gratis oleh ma’idaturrahman di 23 titik kemaceten Jabodetabek selama 17 hari, total yang dibagikan 78.200 ta’jil. Selain itu diselenggarakan prorgam Infaq Menjemput “Lailatul Qadr”, program ini merupakan momentum besar untuk meningkatkan kesadaran pentingnya infaq bagi masyarakat. Adapun yang lainnya adalah program Ceria Bersama 1436 yatim dan dhuafa, pasar sembako murah dan program sejuta mukena untuk Indonesia.
Selain itu, pesantren i’tikaf juga diselenggarakan disamping pesantren kilat untuk anak 3-7 tahun, 8-12 tahun, remaja 13-17 tahun dan pesantren khusus untuk suami istri.
AQL selama bulan Ramadhan memberikan layanan harian bagi masyarakat untuk sahur, berbuka puasa, tilawah Al-Qur’an, tahsin ( memperbaiki bacaan), tahfidz (menghafal Al-Qur’an), hingga tarawih dan qiyamul lail berjamaah.
Selain program-program lainnya di atas, AQL juga memfasilitasi para jamaah untuk melakukan pembayaran zakat fitrah melalui badan LAZIZ Ar-Rahman.
“Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an dan bulan dimana momentum penting bagi bangsa Indonesia agar kembali kepada Al-Qur’an. Bangasa yang kokoh dimulai dari keluarga yang kokoh, yaitu keluarga yang menjadikan Al-Qur’an sebagai panduan hidup,” ujar Ustadz Bachtiar Nasir, selaku pimpinan AQL Islamic Center di sekretariat AQL, pada Jum’at (12/6/2015).
Taushiyah Ustadz Bachtiar Nasir tersebut menjadi salah satu rangkaian launching program Ramadhan 1436 H.
Secara rinci, berikut ini 10 program spesial Ramadhan 1436 H, AQL Islamic Center:
  1. Infaq menjemput “Lailatul Qadr”
  2. Pembagian ta’jil gratis (ma’idaturrahman) di 23 titik kemacetan Jabodetabek selama 17 hari (78.200 ta’jil)
  3. Ceria bersama 1436 yatim dan dhuafa
  4. Pesantren kilat (anak usia 3-7 tahun, anak usia 8-12 tahun, remaja usia 13-17 tahun dan pesantren untuk pasangan suami istri)
  5. Tadabbur Qur’an spesial (ayat-ayat keluarga, perempuan dambaan Qur’an, Asmaul Husna)
  6. Layanan harian (sahuh, buka bersama, tilawah Al-Qur’an, tahsin/memperbaiki bacaan Al-Qur’an, tahfidz/menghafal Al-Qur’an, pembacaan hadits seusai shalat fardhu, dzikir pagi dan petang, pembacaan kitab tauhid menjela buka puasa, shalat tarawih dan qiyamullail serta tasmi’ harian)
  7. Pasar sembako murah
  8. Berbagi 1436 mukena(program berbagi 1.000.000 mukena untuk Indonesia)
  9. Pesantren i’tikaf
  10. Layanan zakat fitrah
Bagi kaum Muslimin yang membutuhkan informasi terkait program spesial Ramadhan 1436 H AQL Islamic Center bisa menghubungi Ustadz Kusyaeri, S.Ag di 082260349993 atau melalui e-mail: yeriaql@gmail.com.

MUKMIN YANG KUAT LEBIH BAIK DAN LEBIH DICINTAI OLEH ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA

Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حَفِظَهُ الله تَعَالَى

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ، وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ ، اِحْـرِصْ عَـلَـى مَا يَـنْـفَـعُـكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَـعْجَـزْ ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَـيْءٌ فَـلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِـّيْ فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَـذَا ، وَلَـكِنْ قُلْ: قَـدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَـفْـتَـحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu , beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu, tetapi katakanlah, Ini telah ditakdirkan Allâh, dan Allâh berbuat apa saja yang Dia kehendaki, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan syaitan.

TAKHRIJ HADITS
Hadits ini shahîh. Diriwayatkan oleh Muslim (no. 2664); Ahmad (II/366, 370); Ibnu Mâjah (no. 79, 4168); an-Nasâ-i dalam Amalul Yaum wal Lailah (no. 626, 627); at-Thahawi dalam Syarh Musykilil Aatsâr (no. 259, 260, 262); Ibnu Abi Ashim dalam Kitab as-Sunnah (no. 356).
Dishahihkan oleh Syaikh al-Bani rahimahullah dalam Hidâyatur Ruwât ila Takhrîji Ahâdîtsil Mashâbîh wal Misykât (no. 5228).

SYARAH HADITS
A. Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ

Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan

Hadits ini mengandung beberapa perkara besar dan kata-kata yang memiliki arti luas. Di antaranya yaitu menetapkan adanya sifat mahabbah bagi Allâh Azza wa Jalla . Sifat ini terkait dengan orang-orang yang dicintai-Nya dan yang mencintai-Nya. Hadits ini juga menunjukkan bahwa mahabbah Allâh tergantung keinginan dan kehendak-Nya. Kecintaan Allâh kepada makhluk-Nya berbeda-beda, seperti kecintaan-Nya kepada Mukmin yang kuat lebih besar dari kecintaan-Nya kepada Mukmin yang lemah.

Hadits ini juga mencakup aqidah qalbiyyah (keyakinan hati), perkataan , dan perbuatan sebagaimana madzhab ahlus sunnah wal jamaah. Karena iman itu terdiri dari tujuh puluh cabang lebih, yang paling tinggi adalah kalimat LÂ ILÂHA ILLALLÂH, dan yang paling rendah yaitu menyingkirkan suatu yang mengganggu dari jalan. Dan malu itu merupakan cabang dari iman.

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

اَلْإِيـْمَـانُ بِـضْـعٌ وَسَبْـعُوْنَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّوْنَ شُعْبَةً ، فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَأَدْنَـاهَا إِمَاطَةُ اْلأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ، وَالْـحَيَاءُ شُعْبَـةٌ مِنَ اْلإِيْمَـانِ

Iman memiliki lebih dari tujuh puluh cabang atau enam puluh cabang. Cabang yang paling tinggi adalah perkataan LÂ ILÂHA ILLALLÂH, dan yang paling rendah adalah menyingkirkan duri (gangguan) dari jalan. Dan malu adalah salah satu cabang iman.[1]

Cabang-cabang yang kembalinya kepada amalan-amalan bathin dan zhahir ini, semuanya termasuk bagian dari iman. Barangsiapa yang mengerjakannya dengan benar, memperbaiki dirinya dengan ilmu yang bermanfaat dan amal shalih, juga memperbaiki orang lain dengan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran, maka dia adalah Mukmin yang kuat. Dalam diri orang seperti ini terdapat tingkatan iman yang paling tinggi. Siapa yang belum sampai pada tingkatan ini, maka dia adalah Mukmin yang lemah.

Hadits ini sebagai dalil para Ulama salaf bahwa iman itu bisa bertambah dan berkurang, sesuai dengan kadar ilmu dan amalan-amalannya.

Setelah menjelaskan bahwa Mukmin yang kuat lebih baik daripada Mukmin yang lemah, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam khawatir Mukmin yang lemah imannya merasa tercela, karena itulah beliau melanjutkan sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ

Dan pada keduanya ada kebaikan

Dalam penggalan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , "Pada keduanya ada kebaikan." ada faedah berharga, yaitu barangsiapa lebih mengutamakan seseorang atau amalan dengan yang lainnya, hendaknya dia menyebutkan sisi pengutamaannya serta berusaha menyebutkan keutamaan yang dimiliki oleh al-fâdhil (yang utama) dan al-mafdhûl (yang diutamakan atasnya), agar al-mafdhûl tidak merasa tercela.

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa kaum Mukmin itu berbeda-beda dalam kebaikan, kecintaannya kepada Allâh dan berbeda-beda derajatnya. Seperti dalam firman Allâh Azza wa Jalla :

وَلِكُلٍّ دَرَجَاتٌ مِمَّا عَمِلُوا

Dan setiap orang memperoleh tingkatan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan [al-Ahqâf/46:19]

Allâh Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman :

ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ

Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzhalimi diri sendiri, ada yang pertengahan dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allâh. Yang demikian itu adalah karunia yang besar. [Fâthir/35:32]

Dalam ayat di atas, Allâh Azza wa Jalla membagi orang Mukmin menjadi tiga bagian :
Pertama, as-Sâbiqûna bil khairât (Golongan yang senantiasa bergegas melakukan kebaikan). Mereka ini melakukan yang wajib dan yang sunnah, meninggalkan yang haram dan makruh, menyempurnakan amalan-amalan yang dianjurkan. Mereka disebut memiliki sifat yang sempurna.

Kedua, al-Muqtashidûn (Golongan pertengahan). Yaitu mereka yang merasa cukup dengan mengerjakan yang wajib dan meninggalkan perkara-perkara yang haram.

Ketiga, az-Zhâlimûna li anfusihim (Golongan yang menzhalimi diri sendiri). Yaitu mereka yang mencampur-adukkan perbuatan yang baik dengan perbuatan lain yang keji.

B. Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

اِحْـرِصْ عَـلَـى مَا يَـنْـفَـعُـكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَـعْجَـزْ

Bersungguh-sungguhlah untuk meraih apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu)

Sabda Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini mengandung arti luas dan penuh manfaat, mencakup kebahagiaan dunia dan akhirat. Perkara-perkara yang bermanfaat itu ada dua macam yaitu perkara yang bermanfaat dalam agama dan perkara bermanfaat dalam hal keduniaan. Seorang hamba membutuhkan kebutuhan dunyawiyyah (keduniaan) sebagaimana dia membutuhkan kebutuhan diniyyah (keagamaan). Kebahagiaan seorang hamba dan kesuksesannya sangat ditentukan oleh semangat dan kesungguhannya dalam melakukan segala yang bermanfaat dalam urusan agama dan dunianya, serta keriusannya dalam memohon pertolongan kepada Allâh Azza wa Jalla . Ketika semua unsur ini sudah terpenuhi, maka itu adalah kesempurnaan baginya dan sebagai tanda kesuksesannya. Namun, ketika dia meninggalkan salah satu dari tiga perkara ini (bersemangat, bersungguh-sungguh, dan meminta pertolongan Allâh), maka dia akan kehilangan kebaikan seukuran dengan perkara yang ditinggalkannya.

Orang yang tidak bersemangat dalam meraih dan melakukan hal-hal yang bermanfaat, bahkan bermalas-malasan, maka dia tidak akan mendapatkan apa-apa. Karena malas itu sumber kegagalan. Orang yang malas tidak akan mendapatkan kebaikan dan kemuliaan. Orang yang malas tidak akan bernasib baik dalam agama dan dunianya.

Dan ketika dia semangat, tetapi bukan pada hal-hal yang bermanfaat, seperti bersemangat pada sesuatu yang membahayakan dan menghilangkan kebaikan, maka ujung dari kesemangatannya itu adalah kegagalan, kehilangan kebaikan, mendapatkan keburukan dan kerugian. Berapa banyak orang yang bersemangat untuk meraih dan menempuh cara-cara dan hal-hal yang tidak bermanfaat, akhirnya ia tidak mendapat faedah apapun dari kesemangatannya itu selain hanya rasa lelah, payah dan susah.

Jika ada orang menempuh jalan-jalan yang bermanfaat, bersemangat dan bersungguh-sungguh padanya, namun tidak disertai dengan keseriusannya dalam memohon pertolongan kepada Allâh Azza wa Jalla , maka hasil yang akan dipetiknya tidak maksimal. Jadi benar-benar bersandar kepada Allâh Azza wa Jalla dan memohon pertolongan kepada-Nya bertujuan agar bisa mendapatkan perkara yang bermanfaat itu secara maksimal. Orang seperti ini tidak hanya bertumpu pada dirinya, kedudukannya dan kekuatannya, tetapi ia bertumpu sepenuhnya kepada Allâh Azza wa Jalla .

Apabila seorang hamba bertawakkal kepada Allâh Azza wa Jalla , menyerahkan urusan hanya kepada Allâh, dan minta tolong hanya kepada Allâh Azza wa Jalla , maka Allâh akan memudahkan urusannya, memudahkan segala kesulitannya, menghilangkan kesedihannya, memberikan hasil akhir yang baik dalam urusan agama dan dunianya.

Jika demikian keadaannya, berarti seseorang sangat dituntut untuk mengetahui hal-hal bermanfaat yang harus dilakukan dengan penuh semangat dan serius. Apa saja hal-hal yang bermanfaat itu ? Hal-hal yang bermanfaat dalam agama kembali kepada dua perkara, yaitu ilmu yang bermanfaat dan amal shalih.

B. 1. Ilmu Yang Bermanfaat
Ilmu yang bermanfaat, yaitu ilmu yang dapat mensucikan hati dan jiwa; Ilmu yang bisa menghasilkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang datang dari Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam berupa aqîdah, tauhîd, hadîts, tafsîr, fiqh, dan ilmu-ilmu yang menunjang untuk mempelajari hal tersebut seperti ilmu bahasa arab.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah (wafat th. 728 H) mengatakan bahwa ilmu adalah ilmu yang berdasarkan dalil dan ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dibawa oleh Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Terkadang ada ilmu yang tidak berasal dari Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun dalam urusan duniawi, seperti ilmu kedokteran, ilmu hitung, ilmu pertanian, dan ilmu perdagangan.[2]

Imam Ibnu Rajab (wafat th. 795 H) rahimahullah mengatakan bahwa ilmu yang bermanfaat membimbing seseorang kepada dua hal. Pertama, mengenal Allâh Subhanahu wa Ta’ala dan segala yang menjadi hak-Nya berupa nama-nama yang maha indah, sifat-sifat-Nya yang maha tinggi, dan perbuatan-perbuatan yang maha agung. Ini menuntut adanya pengagungan, rasa takut, cinta, harap, dan tawakkal kepada Allâh Azza wa Jalla serta ridha terhadap takdir dan sabar atas segala musibah yang Allâh Subhanahu wa Ta’ala berikan. Kedua, mengetahui segala yang diridhai dan dicintai Allâh Azza wa Jalla dan menjauhi segala yang dibenci dan dimurkai-Nya, berupa keyakinan, perbuatan, baik yang lahir dan bathin serta ucapan. Ini mengharuskan orang yang mengetahuinya untuk bergegas melakukan segala yang dicintai dan diridhai Allâh Azza wa Jalla dan menjauhi segala yang dibenci dan dimurkai-Nya. Apabila ilmu-ilmu itu sudah melahirkan hal-hal ini pada diri pemiliknya, maka itulah ilmu yang bermanfaat. Ketika ilmu itu bermanfaat dan menancap dalam hati, maka sungguh, hati akan khusyu (tunduk), takut, tunduk, mencintai dan mengagungkan Allâh Subhanahu wa Ta’ala , jiwa merasa cukup dan puas dengan sesuatu yang halal meskipun sedikit dan merasa kenyang dengannya sehingga menjadikannya qanaah dan zuhud terhadap dunia...[3]

Di antara contoh bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam sesuatu yang bermanfaat, yaitu seorang penuntut ilmu yang bersungguh-sungguh dalam menghafal ringkasan-ringkasan ilmu yang sedang dia tekuni. Jika dia ada udzur atau mengalami kesulitan dalam menghafalnya dengan dilafazhkan, hendaknya dia mengulanginya terus menerus, sambil merenungi maknanya, sampai maknanya itu benar-benar menempel dengan kuat dalam hatinya. Kemudian materi pelajaran yang lain seperti tafsîr, hadîts, dan fiqh, seperti itu juga. Karena sesungguhnya manusia jika telah menghafal yang pokok-pokok, dan dia telah mengetahuinya dengan sempurna, maka akan menjadi mudah baginya dalam menghafal dan mempelajari kitab-kitab tentang disiplin ilmu seluruhnya, baik yang kecil maupun yang besar. Dan barangsiapa yang tidak mengetahui atau tidak menguasai yang ushûl (hal-hal yang pokok) maka dia akan bisa mendapatkan semuanya.

Barangsiapa yang bersemangat dalam hal yang telah disebutkan tadi, kemudian dia meminta pertolongan kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala , maka Allâh Subhanahu wa Ta’ala akan menolongnya, memberkahi ilmunya dan memberkahi jalan yang dia tempuh.

Dan barangsiapa menuntut ilmu tidak dengan jalan yang bermanfaat, maka dia akan kehilangan waktu-waktunya dan dia tidak mendapatkan apa-apa kecuali kepayahan. Jika Allâh Azza wa Jalla mempertemukannya dengan seorang pengajar yang memperbaiki jalannya dan pemahamannya, maka sempurnalah jalannya untuk mencapai ilmu.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, Ilmu memiliki enam tingkatan:
Pertama, bertanya dengan baik;
Kedua, diam dan mendengarkan dengan baik;
Ketiga, memahami dengan baik;
Keempat, menghafalkannya;
Kelima, mengajarkannya; dan
Keenam, yang merupakan buahnya yaitu mengamalkannya dan memperhatikan batasan-batasannya.[4]

B. 2. Amal Shalih
Perkara yang kedua, yaitu amal shalih. Amal Shalih yaitu amalan yang memenuhi dua unsur yaitu ikhlas karena Allâh Azza wa Jalla dan ittibâ (mengikuti) contoh Rasul-Nya n . Inilah amalan yang bisa mendekatkan diri kepada Allâh. Juga keyakinan tentang penetapan sifat-sifat sempurna bagi Allâh, penetapan hak-hak-Nya dengan ibadah kepada-Nya, mensucikan-Nya dari hal-hal yang tidak layak bagi-Nya, membenarkan atau mengimani berita-berita yang datang dari Allâh Azza wa Jalla dan Rasul-Nya, baik tentang kejadian-kejadian yang telah berlalu ataupun yang akan datang, seperti tentang Rasul-rasul, Kitab-kitab, Malaikat-malaikat, keadaan-keadaan akhirat, surga, neraka, pahala, hukuman, dan lain-lain.

Kemudian seorang hamba berusaha melaksanakan yang diwajibkan Allâh, seperti hak-hak Allâh dan hak-hak makhluk-Nya. Dan dia menyempurnakannya dengan amalan-amalan yang sunnah, khususnya yang sunnah muakkadah (yang ditekankan), serta memohon pertolongan kepada Allâh dalam melakukan amalan tersebut. Juga dia mengerjakannya dengan ikhlas, tanpa dicampuri syirik, riya, dan tidak juga dengan tujuan-tujuan untuk kepentingan pribadi.

Begitu juga seorang hamba mendekatkan diri kepada Allâh Azza wa Jalla dengan meninggalkan perkara-perkara yang haram, khususnya perkara haram yang disenangi jiwa, kemudian dia mendekatkan diri kepada Rabb-nya dan meninggalkan perkara tersebut karena Allâh, sebagaimana dia mendekatkan diri kepada-Nya dengan mengerjakan hal-hal yang diperintahkan.

Ketika seorang hamba diberi taufik untuk menempuh jalan ini dalam beramal dan meminta pertolongan Allâh, maka dia telah beruntung dan sukses. Dan dia akan bisa meraih kesempurnaan sesuai dengan kadar perintah-perintah Allâh Azza wa Jalla yang dikerjakannya dan larangan-larangan Allâh Azza wa Jalla yang ditinggalkannya.

Itulah dua hal yang bermanfaat dalam masalah agama, sedangkan perkara-perkara yang bermanfaat di dunia, yaitu seorang hamba wajib mencari rizki yang halal. Hendaknya dia menempuh jalan-jalan yang paling bermanfaat sesuai dengan keadaannya. Dia mencari rizki dengan tujuan untuk menunaikan kewajibannya dan kewajiban orang-orang yang menjadi tanggungannya. Dia merasa cukup dengan apa yang Allâh Subhanahu wa Ta’ala berikan dan tidak menggantungkan harapan kepada manusia.

Dalam berusaha dan mencari rizki Allâh Azza wa Jalla , dia juga berniat untuk mendapatkan sesuatu yang bisa dijadikan bekal beribadah kepada Allâh, seperti untuk menunaikan ibadah haji, mengeluarkan zakat, sedekah, infak, dan untuk menolong orang-orang yang susah. Dan dia melakukannya dari hasil yang baik dan halal, bukan dari hasil-hasil yang buruk dan diharamkan.

Ketika seorang hamba dalam usaha dan mencari rizkinya dengan tujuan seperti yang telah disebutkan di atas, dan dia menempuh jalan yang paling bermanfaat, maka usaha dan semua gerakannya menjadi amal shalih yang dapat mendekatkan dirinya kepada Allâh Azza wa Jalla .

Di antara yang dapat menyempurnakan itu adalah hendaknya seorang hamba tidak hanya bergantung pada dirinya, kekuatannya, kecerdasannya, pengetahuannya, kecakapannya dalam mengetahui cara-cara dan tata usaha. Tetapi hendaknya dia meminta pertolongan kepada Rabb-nya dengan bergantung kepada-Nya, berharap kepada-Nya agar Allâh Azza wa Jalla memudahkan baginya perkara yang paling mudah dan paling berhasil, juga paling cepat membuatkan hasil. Dan meminta kepada Rabb-nya agar memberkahi rizkinya.

Berkah rizki yang pertama adalah hendaknya mencari rizki itu atas dasar takwa dan niat yang ikhlas. Dan yang termasuk berkahnya rizki yaitu seorang hamba diberi taufik (kesuksesan) dalam membelanjakan dan menginfakkan rizkinya sesuai dengan tempat-tempat yang wajib dan sunnah.

Termasuk dari berkahnya rizki juga seorang hamba tidak lupa akan kebaikan dalam bermuamalah, seperti firman Allâh Subhanahu wa Ta’ala :

وَلَا تَنْسَوُا الْفَضْلَ بَيْنَكُمْ

Dan janganlah kamu lupa kebaikan di antara kamu [al-Baqarah/2:237]

Yaitu dengan membantu orang yang tidak mampu, memberi kesempatan kepada orang yang sedang dalam kesulitan ekonomi untuk menunda pelunasan hutang jika dia memiliki berhutang, berkasih sayang sesama kaum Mukminin, mudah dalam transaksi jual beli dan berbagai kebaikan lainnya. Dengan ini, seorang hamba akan mendapatkan kebaikan yang banyak.

C. Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

وَلَا تَـعْجَـزْ

Janganlah sekali-kali engkau merasa lemah

Maksudnya lakukanlah segala yang bermanfaat itu dengan kontinyu ! Janganlah lemah dan lambat dalam melakukan amalan itu. Karena sesungguhnya waktu ini singkat sementara kesibukan-kesibukan sangat banyak. Jika seseorang terbiasa melakukan sesuatu yang bermanfaat pada awal waktu dan meminta pertolongan Allâh Subhanahu wa Ta’ala , maka sesuatu yang bermanfaat itu akan lebih bermanfaat baginya.

Janganlah malas dan berlambat-lambat dalam beramal. Jika engkau telah memulai melaksanakan sesuatu yang bermanfaat, maka lanjutkanlah. Karena jika engkau tinggalkan amalan ini dan engkau melaksanakan amalan yang lain, maka pekerjaan itu tidak akan sempurna.

D. Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

وَإِنْ أَصَابَكَ شَـيْءٌ فَـلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِـّيْ فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَـذَا ، وَلَـكِنْ قُلْ: قَـدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَـفْـتَـحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, 'Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu !' Tetapi katakanlah, 'Ini telah ditakdirkan Allâh, dan Allâh berbuat apa saja yang Dia kehendaki', Karena ucapan "Seandainya" akan membuka (pintu) perbuatan syaitan.

Kemudian setelah seseorang mencurahkan kesungguhan dan kemampuannya dalam meraih segala yang bermanfaat, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengarahkan agar ridha dengan ketentuan dan takdir Allâh Azza wa Jalla .

Jika seorang hamba ditimpa sesuatu yang tidak ia sukai atau musibah yang pahit, maka hendaklah ia sabar dan ridha. Janganlah ia mengatakan, "Kalau seandainya saya berbuat begini tidak akan terjadi begini." Hendaklah dia tenang dan sabar dengan ketetapan Allâh dan takdir-Nya, agar imannya bertambah, hatinya tenang dan jiwanya lapang. Karena sesungguhnya kata "seandainya" dalam keadaan seperti ini akan membuka peluang bagi setan dengan sebab berkurangnya keimanannya kepada takdir Allâh Azza wa Jalla , keberatan dengannya, membuka pintu kesedihan dan kesusahan yang dapat melemahkan hatinya.

Ketika kaum Muslimin tertimpa musibah, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengarahkan agar mengucapkan :

قَدَّرَ الله ُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ

Allâh sudah takdirkan, dan Allâh berbuat menurut apa yang Dia kehendaki,

Ini termasuk metode efektif dan ampuh untuk meraih ketenangan jiwa, untuk menghasilkan qana'ah (merasa puas) dan kehidupan yang baik. Dan kehidupan yang baik ini yaitu semangat dalam perkara-perkara yang bermanfaat, bersungguh-sungguh dalam mendapatkannya, meminta pertolongan kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala , bersyukur kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala atas apa yang telah dimudahkan untuknya, ia sabar dan ridha dengan apa yang terluput darinya dan dengan apa yang belum bisa ia peroleh.

Ketahuilah, bahwa penggunaan kata "Kalau seandainya" itu berbeda-beda sesuai dengan tujuannya. Jika digunakan untuk sesuatu yang telah lewat dan tidak mungkin kembali, maka ini membuka pintu setan bagi seorang hamba seperti yang telah dijelaskan.

Begitu juga jika digunakan untuk berangan-angan dalam kejelekan dan maksiat, maka ini tercela, dan pelakunya berdosa walaupun dia belum melakukannya. Karena sesungguhnya dia berangan-angan untuk melakukannya.

Adapun jika digunakan untuk berangan-angan dalam kebaikan atau mendapatkan ilmu yang bermanfaat, maka ini terpuji. Karena sesuatu yang menjadi sarana memiliki hukum yang sama dengan tujuannya. Jika tujuannya baik, maka angan-angan itu terpuji, begitu sebaliknya.

Dan pokok yang telah dijelaskan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam -(yaitu perintah untuk semangat dalam hal-hal yang bermanfaat dan menjauhi perkara-perkara yang membahayakan disertai dengan keseriusan memohon pertolongan kepada Allâh)- pengamalannya meliputi perkara-perkara khusus yang berkaitan dengan individu seorang hamba, juga perkara-perkara umum yang berkaitan dengan ummat pada umumnya.

Oleh karena itu, hendaklah kaum Muslimin bersemangat dalam perkara-perkara yang bermanfaat ! Hendaklah mereka berusaha melaksanakan semua yang bermanfaat, baik di dunia maupun di akhirat ! Hendaklah mereka mempersiapkan diri untuk menghadapi musuh-musuh dengan segenap kemampuan yang sesuai dengan kekuatan lahir dan bathin ! Hendaklah mereka mencurahkan kesabaran mereka dalam perkara yang telah ditakdirkan Allâh untuk mereka, disertai dengan permohonan tolong kepada Allâh Azza wa Jalla untuk mewujudkannya dan menyempurnakannya, juga melawan semua yang bertentangan dengan itu.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menggabung dalam hadits ini antara iman kepada qadha dan qadar dengan amalan yang bermanfaat. Dua pokok ini telah ditunjukkan oleh al-Qur'ân dan Sunnah dalam banyak tempat, dan agama ini tidak akan sempurna kecuali dengan keduanya. Bahkan tidak sempurna perkara-perkara yang diniatkan kecuali dengan keduanya, karena sabda Nabi n , yang artinya, "Berkemauan keraslah dan bersemangatlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu !" adalah perintah untuk bersungguh-sungguh dan bersemangat, berniat ikhlas dan berkemauan tinggi; Sementara sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , yang artinya, "Dan mintalah pertolongan Allâh (dalam segala urusanmu) !" adalah iman kepada qadha dan qadar, juga perintah untuk bertawakkal kepada Allâh Azza wa Jalla . Karena Allâh Azza wa Jalla adalah tempat sandaran yang sempurna dengan segala keadaan dan kekuatan-Nya dalam usaha meraih kebaikan-kebaikan dan menolak segala keburukan, disertai dengan keyakinan dan kepercayaan yang sempurna kepada Allâh Azza wa Jalla untuk mencapai keberhasilan dari usaha tersebut.

Orang yang mengikuti sunnah Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam hendaknya dia bertawakkal kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala dalam perkara agama dan dunianya, juga melakukan amalan bermanfaat sesuai dengan kemampuannya, ilmunya dan pengetahuannya. Allâhul Musta'ân (Allah-lah tempat meminta pertolongan).

FAIDAH-FAIDAH HADITS
1. Menetapkan sifat mahabbah (cinta) bagi Allâh Azza wa Jalla , berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , yang artinya, " Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah"
2. Allâh Subhanahu wa Ta’ala Maha Mencintai, sesuai dengan nama-nama dan sifat-sifat-Nya, dan yang semisalnya. Dia Maha Kuat dan mencintai Mukmin yang kuat. Dia Maha Esa dan menyukai yang ganjil. Dia Maha Indah dan menyukai keindahan. Dia Maha Mengetahui dan mencintai Ulama. Dia Maha Sabar dan menyukai orang-orang yang sabar, dan sebagainya.
3. Bahwasanya kecintaan Allâh Azza wa Jalla kepada orang-orang Mukmin berbeda-beda. Dia lebih mencintai sebagian kaum Muslimin daripada kaum Muslimin lainnya.
4. Ada perbedaan antara manusia dalam hal keimanan, ada yang kuat dan ada yang lemah.
5. Iman itu mencakup perkataan dan perbuatan. Iman bisa bertambah dengan sebab ketaatan dan bisa berkurang dengan sebab perbuatan maksiat.
6. Hendaknya seorang Mukmin berjuang melawan hawa nafsunya agar bisa meraih derajat Mukmin yang kuat imannya.
7. Kuat dan lemahnya iman seseorang sesuai dengan usaha dan perjuangannya melawan hawa nafsunya dan menjaga ketaatannya kepada Allâh Azza wa Jalla .
8. Allâh Subhanahu wa Ta’ala mencintai kaum Muslimin yang bersemangat dalam hal-hal yang bermanfaat baginya.
9. Kebahagiaan seseorang sangat tergantung pada kesungguhan-sungguhannya dalam hal-hal yang bermanfaat bagi kehidupannya di dunia dan akhirat.
10. Islam datang untuk mewujudkan dan menyempurnakan kebaikan-kebaikan.
11. Janganlah seseorang menghabiskan waktu dan tenaganya pada sesuatu yang tidak bermanfaat baginya.
12. Hendaknya manusia bersabar atas apa yang telah ditakdirkan Allâh Azza wa Jalla untuknya.
13. Penyesalan atas apa yang telah berlalu tidak akan bisa mengembalikan apa yang telah berlalu itu.
14. Penyesalan atas apa yang telah berlalu termasuk godaan setan.
15. Hendaknya kaum Muslimin ketika ditimpa musibah, mengucapkan ,
قَـدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ.
Ini telah Allâh takdirkan, dan apa saja yang Dia kehendaki pasti dikerjakan
16. Beriman kepada takdir Allâh Azza wa Jalla , yang baik maupun yang buruk. Dan apa yang Allâh Azza wa Jalla kehendaki pasti terjadi, tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya.
17. Setan itu mempunyai pengaruh dan selalu menggoda manusia.
18. Menetapkan masyi-ah (sifat memiliki kehendak) bagi Allâh Subhanahu wa Ta’ala
19. Menghukumi dengan sebab-sebab tidak menafikan tawakkal.
20. Haramnya menolak ketetapan dan takdir Allâh Azza wa Jalla

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 06/Tahun XV/1433H/2012M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196]
_______
Footnote
[1]. HR. Bukhâri dalam Adabul Mufrad (no. 598), Muslim (no. 35), Abu Dâwud (no. 4676), an-Nasâi (VIII/110) dan Ibnu Mâjah (no. 57), dari Shahabat Abu Hurairah Radhiyallahu anhu. Lihat Shahîh Jâmi’ush Shaghîr (no. 2800). Lihat pembahasan Prinsip Ahlus Sunnah tentang Dien dan Iman dalam buku penulis, Syarah ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah hlm. 355-361, cet. 8-Pustaka Imam Syafi’i Jakarta.
[2]. Majmû’ al-Fatâwâ (VI/388, XIII/136) dan Madârijus Sâlikîn (II/488).
[3]. Fadhlu ‘Ilmi Salaf ‘alal Khalaf, hlm. 47.
[4]. Miftâh Dâris Sa’âdah (I/511), karya Ibnul Qayyim rahimahullah