Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6


Masjid Raya Pondok Indah (MRPI) terletak di Jl. Sultan Iskandar Muda No. 1 Pondok Indah Jakarta Selatan, berdekatan dengan Mall Pondok Indah, merupakan salah satu masjid di ibukota yang tak pernah sepi dikunjungi ribuan jamaah. MRPI dibangun oleh Yayasan Masjid Raya Pondok Indah pada tahun 1990.

H. Sudwikatmono, Ketua Umum Yayasan waktu itu, didukung oleh PT Metropolitan Kencana Jakarta sebagai developer kawasan Pondok Indah, mengawali ide pembangunan masjid ini. Ir H Ismail Sofyan adalah sosok yang memimpin perencanaan pembangunannya.

Pembangunan MRPI baru selesai pada akhir 1992. Sebelum secara resmi digunakan,               H Sudharmono SH, Wakil Presiden RI waktu itu, melakukan peresmian masjid pada hari Jumat 4 Desember 1992, tepat pukul 11:00. Dan, shalat Jum’at pertama hari itu pun mengawali pemakaian MRPI.



Berdiri di atas lahan 6.215 m2 dengan bangunan 2 lantai, MRPI secara keseluruhan mampu menampung lebih dari 4.000 jamaah, meski kerap mencapai 7.000 jamaah jika menggunakan plaza masjid seluas 2.000 m². Lantai atas, yang dipakai sebagai ruang shalat utama terdapat dinding kiblat, tanpa ruang mihrab. Sedangkan lantai bawah digunakan sebagai ruang serba guna. Pada dinding mimbar dipahat kaligrafi dua kalimah syahadat. Untuk menambah keagungan masjid, sekeliling bagian atas ruang shalat dipahat kaligrafi Asmaul Husna.


Konsep arsitektur MRPI mengacu pada arsitektur masjid tradisional yang dirancang apik sehingga tercipta bentuk baru, meski tetap mengekpresikan bentuk masjid susun tiga, serasi dan menyatu dengan lingkungan. Bangunan beratap susun – umumnya bersusun tiga lapis – adalah salah satu ciri yang banyak tersebar di pelosok nusantara. Disebutkan pula, bentuk MRPI merujuk pada Masjid Quba yang dibangun oleh Rasulullah SAW.

MRPI dilengkapi 300 keran air wudhu, 17 kamar kecil, perpustakaan dengan sekitar 8000 koleksi buku, ruang kantor, gedung serbaguna ber-ac 8 unit @ 15 pk, ruang rias untuk pernikahan, ruang pantry, ruang pendidikan, ruang imam, ruang genset dan ruang jaga. Ruang-ruang tersebut sengaja ditempatkan di bawah permukaan tanah agar bangunan masjid tidak terhalang oleh bangunan-bangunan lain sehingga penampilan masjid tetap anggun.

Dalam perjalanannya, manajemen dan pengelolaan MRPI ditangani oleh Yayasan Pondok Mulya (YPM) sebagai yayasan induk yang didirikan pada tanggal 5 Oktober 1982. Sementara, Yayasan Masjid Raya Pondok Indah adalah yayasan lokal untuk pemeliharaan aset di bawah kordinasi YPM.

YPM sendiri adalah lembaga keagamaan yang memiliki tujuan mengembangkan syiar Islam serta meningkatkan harkat hidup umat Islam. Maksud dan tujuan Yayasan Pondok Mulya adalah membantu pemerintah dalam membina dan mengembangkan pendidikan dalam arti yang seluas-luasnya, khususnya pendidikan Agami Islam, membentuk masyarakat yang berilmu, beramal dan bertakwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala serta cinta bangsa dan Negara dan menggali, mengembangkan dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad S.A.W
Tujuan mulia itu direalisasikan dalam berbagai kegiatan peribadatan dan pendidikan melalui tiga fokus perhatian. Yaitu, pengelolaan masjid, pengelolaan pendidikan dan pengelolaan usaha dengan mengutamakan profesionalisme dan akuntabilitas yang tinggi.

***

Masjid biru. Itulah sebutan lain Masjid Raya Pondok Indah. Dominasi warna biru pada atapnya yang membuat julukan itu melekat pada masjid dengan menara berbentuk runcing setinggi 50 meter yang berujung bulan bintang di puncaknya. Seolah merefleksikan seberkas cahaya yang menerangi bumi, bulan bintang itu melambangkan bahwa Islam merupakan cahaya penerang bagi bumi beserta seluruh alam.

Berbentuk segi delapan. Itulah ide dasar pengembangan desain, pola, dan patron artistik MRPI. Bentuk atap piramid bersudut 45 derajat dan dikuatkan dengan dasar batu-batu, membuat MRPI tampak seperti bangunan prisma biru yang berdiri kokoh. 


Meski terkesan eksotik, MRPI tetap menyimpan kedalaman makna bangunan religious. Jamaah yang tengah shalat di ruang shalat utama seluas 1.128 m² -- terhampar luas tanpa sekat dan tiang sehingga memberikan kesan ruangan alami -- akan terasa semakin khusyuk.
 dilengkapi sound system, AC dan Multimedia Projector, sehingga kenyamanan ibadah pun tetap terasa.



 Ruang ini juga bisa digunakan untuk acara seminar dan resepsi pernikahan, dengan kapasitas sekira 1000 undangan 





Dilengkapi dengan genset kapasitas 250 kva sebagai back-up ketika padam listrik.


Setiap Jum’at, juga dibagikan buletin berisi materi yang dibawakan khatib Jum’at pada minggu-minggu  sebelumnya.

 MRPI juga dikelilingi taman seluas 3.087 m² 


Area parkir yang mampu menampung 500 motor dan 300 mobil, plus sejumlah petugas keamanan. Bahkan, pengamanan alas kaki pun tak luput dari perhatian; penjaga penitipan siap menampung ribuan pasang sepatu/sandal.



Fasilitas lain, tersedia klinik herbal yang menyediakan konsultasi, terapi bekam, refleksi, totok wajah

 Saung-saung bambu (kantin) yang menyediakan berbagai makanan; ini sebagai one stop service MRPI bagi jamaahnya. 


Terdapat juga Baitul Mal Wattamwil [BMT] Usaha Mulya yang memberikan modal usaha dan beasiswa untuk kaum dhuafa.  

Pelayanan pengobatan gratis untuk para dhu’afa





Pelayanan pengurusan jenazah berikut pengantaran ke pemakaman, baik dalam kota maupun luar kota dengan armada mobil jenazah.



Tentang admin

Admin adalah orang-orang yang peduli terhadap kemaslahatan umat, terutama dalam menghadapi tantangan zaman berupa hujatan, fitnah, dan upaya-upaya lain yang mendeskriditkan dunia Islam. "Biodata Penulis".
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

2 komentar: